Bahkan, dimensi truk yang tinggi sering menyangkut kabel di sekitar lokasi.
Meski aktivitasnya tertutup, warga sekitar mengetahuilahan bekas bengkel tersebut digunakan sebagai gudang motor.
Nurdin mengaku sempat berbincang dengan sejumlah pegawai gudang.
Dari pengakuan mereka, para pekerja mengaku tidak mengetahui bahwa motor yang disimpan merupakan hasil tindak kejahatan yang akan diekspor ke luar negeri.
"Dia bilang enggak tahu, baru tahu juga. Dia tahunya kerja saja buat dapat gaji," kata Nurdin.
Warga lainnya, Santi (bukan nama sebenarnya), juga mengatakan tidak pernah melihat aktivitas mencurigakan di gudang tersebut.
Menurut Santi, para pegawai menyebut motor yang disimpan berasal dari pabrik dan akan dijual ke luar negeri.
"Biasa aja, ya tertutup mah begini namanya gudang. Kalau kata orangnya itu (motor) dari gudang, mau dijual ke luar negeri," ujar Santi.