Lima Petugas Dishub Palembang Jadi Pengangguran, Dipecat Buah Gelar Razia Ilegal di Palembang

Irsyaad W - Senin, 4 Mei 2026 | 14:30 WIB

Lima dari 19 petugas Dinas Perhubungan (Dishub) kota Palembang yang menggelar razia ilegal hingga sebabkan kecelakaan beruntun dipecat

GridOto.com - Sebanyak 5 petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang jadi pengangguran.

Petugas berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipecat buah gelar razia ilegal yang menyebabkan kecelakaan beruntun di Jalan Raya Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.

Keputusan pemecatan tersebut dilakukan setelah Inspektorat Kota Palembang melakukan pemeriksaan terhadap 19 anggota Dishub yang diduga terlibat dalam razia ilegal itu.

"Dari pemeriksaan 19 yang diperiksa, kami putuskan ada lima petugas Dishub yang dipecat," kata Kepala Inspektorat Palembang Jamiah Haryanti, kepada wartawan, (4/5/26) mengutip Kompas.com.

Lima petugas Dishub yang dipecat itu diduga terlibat langsung dalam razia ilegal hingga terjadinya pungli terhadap sopir truk.

Sementara itu, 14 petugas dishub lainnya dikenakan sanksi administratif, mulai dari pengurangan gaji, mutasi ke kawasan ujung kota, dan penempatan khusus di Pulau Kemaro.

"Sudah kami laporkan ke wali kota dan segera diterbitkan surat keputusan," ujarnya.

Baca Juga: Karir Dua Oknum Dishub Terancam Mati, Aksi Demi Fulus ke Sopir Pikap Berujung Diburu Polisi

Jamiah pun mengungkap hasil dalam pemeriksaan, para petugas Dishub itu nekat melakukan razia ilegal untuk keuntungan pribadi.

"Mereka memberhentikan kendaraan yang mereka nilai melanggar untuk meminta uang pungutan liar, bahkan dengan cara memaksa," jelasnya.

Diketahui, video petugas Dishub yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Sriwijaya Raya, Palembang, Sumatera Selatan, viral setelah di-upload oleh akun Instagram @palembang_jurnalis.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat sopir truk yang kesal langsung menghentikan motor yang dikendarai petugas Dishub nakal tersebut.

Adu mulut pun sempat terjadi, sopir truk yang kesal kemudian menendang motor petugas tersebut hingga bagian depan motor terlepas.

Petugas Dishub yang dalam rekaman video pun terlihat mengangkat tangan dan berupaya untuk kabur dari lokasi kejadian. Namun, situasi di lokasi tetap memanas.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Bukti Video Kuat, Dua Oknum Dishub Lampung Tengah Tertangkap dan Akui Palak Sopir Pikap

Menurutnya, kecelakaan itu berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB yang menyebabkan tiga truk mengalami kerusakan di bagian depan.

Tiga truk itu meliputi dump truck Nissan BG-8032-LQ yang dikemudikan Samsul Bahri (50), satu unit truk Hino BE-8441-AUC yang dikemudikan Riki Nopriansyah (42), serta satu unit truk Hino yang belum diketahui identitas pengemudinya.

Ketiga truk itu semula berjalan beriringan melaju dari arah pintu Tol Keramasan menuju Terminal Karya Jaya, Palembang.

"Sesampainya di lokasi kejadian, ada kendaraan di depan yang diberhentikan oleh petugas Dishub secara mendadak. Akibatnya, kendaraan di belakang tidak sempat mengantisipasi sehingga terjadi tabrakan beruntun," kata Hermanto kepada wartawan, (30/4/26) menukil Kompas.com.

YANG LAINNYA