Toyota Bikin Kota Masa Depan Berbasis AI, Bisa Prediksi Risiko dan Kendalikan Lalu Lintas

Ferdian - Jumat, 1 Mei 2026 | 15:50 WIB

Toyota Woven City: Kota yang Didekasikan Sebagai Test Course for Mobility untuk Mengembangkan Teknologi Mobilitas Masa Depan Berbasis Artificial Intelligence

GridOto.com - Berbagai distributor Toyota dari seluruh dunia diajak oleh Woven by Toyota (WbyT) mengunjungi Toyota Woven City dalam event Kakezan di Susono, Jepang, Kamis–Jumat (23–24/4).

Kota ini dikembangkan sebagai pusat uji coba solusi mobilitas masa depan berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui integrasi manusia, kendaraan, dan infrastruktur.

Toyota Woven City mengusung empat pilar utama, yakni People, Goods, Information, dan Energy.

Konsep ini memungkinkan pengujian teknologi seperti kendaraan otonom, personal mobility, hingga sistem lalu lintas cerdas dalam ekosistem kota yang nyata.

“Toyota Woven City berfungsi sebagai rumah bagi penduduk dan peneliti kelas dunia yang diberi kesempatan mengembangkan berbagai teknologi mobilitas masa depan seperti mobil otonom, personal mobility, hingga infrastruktur lalu lintas. Toyota bersama stake holders lainnya dapat menguji dan melatih secara langsung riset yang ada secara terintegrasi dalam ekosistem kota lewat segala bentuk aktivitas manusia, dan berupaya untuk memaksimalkan potensinya demi menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama.

 Baca Juga: Toyota Indonesia Gandeng CATL Produksi Baterai Mobil Elektrifikasi

Teknologi keselamatan berbasis sensor dan AI ini juga menjadi bagian penting dari pengujian di Woven City.

Woven City sendiri pertama kali diperkenalkan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2020 dan resmi diluncurkan pada September 2025.

Tahap awal kota ini memiliki luas sekitar 50.000 meter persegi dan akan berkembang hingga 708.000 meter persegi.

Pada fase awal, kota ini dihuni sekitar 360 orang yang terdiri dari karyawan dan peneliti, dengan target mencapai 2.000 penghuni.

Toyota
Toyota Woven City: Kota yang Didekasikan Sebagai Test Course for Mobility untuk Mengembangkan Teknologi Mobilitas Masa Depan Berbasis Artificial Intelligence

Kota ini juga mengandalkan energi bersih dari fuel cell berbasis hidrogen serta sistem data terintegrasi yang menghubungkan seluruh elemen kota secara real-time.

Konsep Kakezan yang berarti “perkalian” menjadi filosofi kolaborasi dalam Woven City, di mana berbagai pihak bekerja sama untuk melipatgandakan inovasi.

Teknologi seperti AI Vision Engine dan Integrated ANZEN System memungkinkan kota memahami kondisi secara real-time, memprediksi risiko, serta meningkatkan keselamatan melalui koordinasi sistem yang terhubung.

Baca Juga: Hadapi Tantangan Keras, Bos Toyota Ungkap Kultur Pelayanan Bukan Hal Yang Mudah Direplikasi

“Toyota melihat bahwa perkembangan solusi mobilitas di masa depan akan sangat dipengaruhi oleh kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Inovasi teknologi berbasis AI tidak hanya mempermudah aktivitas manusia, namun juga memberikan nilai tambah seperti lebih inklusif, lebih aman, lebih nyaman, dan lebih bermanfaat.

Dengan dukungan teknologi canggih yang terus dikembangkan, produk dan layanan Toyota dirancang untuk dapat terus diperbarui baik dari sisi kapabilitas maupun pendekatan sehingga selalu relevan dan dapat diandalkan oleh Masyarakat. Lebih dari itu, seluruh inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Toyota dalam mewujudkan ‘Mobility for All’ secara global,” jelas Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily.

Nah, sejalan dengan itu, Toyota Indonesia juga terus memperkuat transformasi sebagai perusahaan mobilitas sejak 2018.

Melalui konsep Total Mobility Solution, Toyota menghadirkan berbagai solusi, termasuk kendaraan hybrid yang semakin diminati karena dinilai ramah lingkungan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pengembangan teknologi seperti Toyota Safety Sense (TSS) dan aplikasi mToyota turut mendukung pengalaman mobilitas yang lebih aman dan terhubung.

YANG LAINNYA