Anindya menilai capaian tersebut sudah cukup baik, mengingat kondisi pasar otomotif yang sedang tidak stabil dan cenderung melesu.
“Kalau pertumbuhan secara persentase mungkin sekitar 5 persen dibanding tahun lalu. Kita lihat ini cukup bagus karena di beberapa segmen otomotif lain market justru menurun,” ungkapnya.
Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan menghadirkan model-model baru agar pilihan produk semakin beragam.
Saat ini Royal Enfield memiliki beberapa lini produk yang menyasar berbagai karakter pengendara, mulai dari Classic, Hunter, Guerrilla, Interceptor, Shotgun, Bullet, Continental GT, Goam, Bear, Himalayan, hingga Super Meteor.
“Sekarang model Royal Enfield sudah banyak, jadi bisa menyesuaikan dengan karakter penggunanya,” tambahnya.
Baca Juga: Scrambler Kalcer Dari Pabrik, Ini Inspirasi Royal Enfield Bear 650
Selain produk, faktor komunitas juga menjadi salah satu kekuatan utama Royal Enfield di Indonesia.
Menurut Anindya, banyak konsumen yang membeli motor Royal Enfield karena rekomendasi dari komunitas atau bahkan kembali membeli model lain setelah sebelumnya memiliki motor dari merek tersebut.
“Komunitas itu kuat banget. Banyak yang akhirnya beli lagi atau mengajak temannya untuk ikut punya Royal Enfield,” jelasnya.
Saat ini komunitas Royal Enfield di Indonesia sudah tersebar di sekitar 27 kota.
Sejak pertama kali hadir di Indonesia hingga sekarang, total penjualan Royal Enfield telah mencapai lebih dari 6.000 unit.
Model yang paling banyak diminati masih dipegang oleh Classic 350, meskipun beberapa model lain seperti Hunter, Guerrilla, dan Super Meteor juga disebut mulai menunjukkan peningkatan permintaan.
Untuk mendukung penjualan, Royal Enfield saat ini memiliki 9 dealer resmi yang tersebar di beberapa kota seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.
Ke depan, Royal Enfield juga berencana memperluas jaringan dealer agar lebih dekat dengan komunitas dan konsumen di berbagai daerah.
“Permintaan cukup banyak, jadi kami akan berusaha menambah network supaya bisa lebih dekat dengan komunitas dan memberikan pelayanan yang lebih baik,” tutup Anindya