GridOto.com - Kasus Toyota Calya melaju lawan arah dan menabraki mobil serta motor di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, (25/2/26) lalu belum selesai.
Senjata tajam dan 3 pelat nomor palsu di kabin Calya yang ditemukan Polisi kini jadi misteri.
Diketahui, saat insiden terjadi Calya berpelat nomor D 1640 AHB dikemudikan pria bernama Hafiz Mahendra (25).
Saat diinterogasi Polisi mengenai kepemilikan sajam dan tiga pelat palsu, Hafiz mengelak.
Dia bilang itu punya kakaknya.
Namun polisi masih curiga pada Hafiz lantaran tak membawa surat-surat mengemudi dan diduga memalsukan KTP.
Kini Hafiz Mahendra telah ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan senjata tajam di mobilnya yang melawan arah.
Polisi menemukan dua senjata tajam dan satu senjata api mainan.
Selain itu juga ditemukan empat pelat TNKB, yang tiga di antaranya adalah palsu.
Namun saat diinterogasi, Hafiz mengaku tak tahu tentang keberadaan senjata tajam berikut dengan pelat palsu itu.