Peristiwa bermula sekitar pukul 08.30 WIB, (6/2/26).
Saat itu, korban bernama Casdi sedang bekerja menyemprot tanaman padi di area persawahan Blok Sukajaya, Dusun Wanakerta, Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang.
Korban melihat motornya Yamaha Vega yang diparkir di tepi sawah didatangi dua terduga pelaku.
Keduanya kemudian berusaha mendorong motor tersebut menjauh dari lokasi.
"Menyadari motornya mau dicuri, korban berteriak 'Maling... Maling!' sehingga menarik perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi."
"Ini yang kemudian membuat kedua pelaku kemudian panik, menjatuhkan motor korban, serta berusaha melarikan diri ke arah jalan desa menggunakan motor lain yang telah disiapkan," katanya.
Korban bersama warga kemudian melakukan pengejaran.
Saat dikejar, motor yang dikendarai kedua pelaku terjatuh di area tanah kosong kawasan Industri Intijaya, Purwadadi.
Baca Juga: Pembeli Motor Curian Bisa Jadi Tersangka Meski Tak Tahu Asal Unit, Sekelas Penadah
Kedua terduga pelaku akhirnya tertangkap dan menjadi sasaran amuk massa yang sudah emosi.
"Setelah tertangkap, warga yang emosi langsung melakukan aksi main hakim sendiri terhadap kedua pelaku."
"Keduanya dipukul menggunakan tangan kosong, serta ditelanjangi di lokasi kejadian."
"Massa yang semakin banyak kemudian membakar kendaraan yang digunakan oleh pelaku dan sekelompok orang terus melakukan pemukulan," tuturnya.
Aksi kekerasan tersebut baru terhenti setelah petugas Polsek Purwadadi tiba di lokasi dan meredam amarah warga.
"Setelah warga berhasil diredam, polisi langsung membawa kedua pelaku curanmor yang sudah babak belur tersebut ke RSUD Ciereng Subang."
"Namun sayangnya, setiba di rumah sakit, salah seorang pelaku Obi Mahesar (37) warga Desa Pasirbungur Purwadadi nyawanya tak tertolong akibat mengalami luka yang cukup parah di sekujur tubuh."
"Sementara Diva Septiansyah (28) hingga saat ini masih menjalani perawatan medis," ungkapnya.
"Adapun barang bukti yang diamankan polisi di lokasi di antaranya satu sepeda motor Yamaha Vega milik korban, kerangka motor Honda Beat milik pelaku yang hangus dibakar massa, serta sebuah kunci letter T," imbuhnya.
Polisi kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan.
"Ingat, ini negara hukum. Masyarakat tidak diperkenankan untuk main hakim sendiri, apalagi hingga menyebabkan nyawa melayang," pungkasnya.