Dispenser Bensin Usang Di Balik Display Kecanggihan BYD Di-Space

Iday - Minggu, 1 Februari 2026 | 07:00 WIB

BYD Di-Space

Gridoto.com - Siang itu (15/1) kami, rombongan jurnalis asal Indonesia tiba di Di-Space, di Zhengzhou, Henan, Tiongkok. Ini merupakan museum sains New Energy Vehicle berisi ratusan display perkembangan teknologi BYD Group.

Bukan hanya display perkembangan industri mutakhir, perjalanan menyusuri sejarah BYD ditarik mundur sejak zaman kuno dengan diorama kereta kuda sebagai alat transportasi dengan keterangan awal mula bisnis mobil bertenaga uap.

Iday/GridOto
Dispenser BBM usang di museum sains BYD Di-Space di Zhengzhou Cina

Menariknya ada salah satu sudut terdapat dispenser bahan bakar teronggok dalam kondisi usang. Sangat kontras dengan lingkungan sekitar yang menunjukkan atmosfer futuristik.

Seakan menunjukkan, era mobil bahan bakar sudah berakhir dan kini berada di era energi terbarukan. 

Posisinya berdekatan dengan diorama transportasi zaman kuno. Juga mobil bensin yang kondisinya sudah tak terawat. 

Seakan menjadi doktrin bagi generasi muda Tiongkok yang mengunjungi museum sains yang mempertontonkan kecanggihan dan kemajuan pesat teknologi BYD Group.

Iday/GridOto
Display mobil tua di BYD Di-Space, Zhengzhou, Cina

Di sisi lain, terdapat runutan perjalanan BYD yang membuat pengunjung yang datang dengan gatis ini bisa paham. 

Dikisahkan, BYD pertama kali didirikan di Kota Buji, Shenzhen 1994. Mereka memulai bisnis dengan memproduksi baterai isi ulang hingga kemudian hari mewujudkan mimpi mereka. 

Pada 1996, penelitian mengenai baterai nikel berkapasitas tinggi cocok untuk sepeda listrik. Di tahun ini BYD berpartisipasi dalam Bursa Teknologi Kendaraan Listrik dan Kendaraan bahan bakar alternatif internasional di Beijing. 

Pada 1997, mereka menjadi perusahaan pertama di Tiongkok yang memproduksi baterai lithium-ion. 

BYD memelopori penelitian material lithium-ion baru dengan kepadatan energi tinggi yakni 1000 Wh/l yang dibutuhkan untuk baterai sepeda listrik. Juga mengembangkan mobil bertenaga baterai pertama mereka. 

Dalam Konferensi Pertukaran Teknologi Sepeda Listrik nasional, para ahli sepakat bahwa baterai lithium-ion yang dikembangkan BYD merupakan sumber energi penggerak terbaik untuk mempromosikan sepeda listrik ramah lingkungan. 

Pada tahun 2000 BYD menjadi pemasok baterai lithium-ion pertama untuk Motorola dari Tiongkok. 

Lalu pada tahun 2002, BYD menjadi pemasok baterai ion perak pertama Nokia dari Tiongkok. Juga memulai penelitian dan pengembangan baterai besi fosfat. 

Pada 2003 mulai mengembangkan mobil listrik. Tahun 2004 memuat mobil konsep ET dan memproduksi BYD F3, mobil listrik berkinerja tinggi. 

Iday/GridOto
BYD Di-Space

Lalu tahun 2008, tahapan utama dalam memperoleh, menyimpan dan menerapkan energi surya pada kendaraan listik udah selesai. BYD F3M, mobil hybrid pertama diluncurkan. Mobil ini enggak perlu stasiun pengisian daya khusus karena mengusung teknologi plug-in hybrid. 

Tahun 2010, Strategi Transportasi Publik Perkotaan 2010 diusulkan dalam Kongres Kendaraan Listrik Dunia ke-25. Sehingga membuka koersialisasi energi baru di sektor transportasi publik termasuk taksi dan bus. Tahun ini diproduksi mobil listrik e6 yang saat ini unitnya bisa kita jumpai sebagai taksi di Jakarta.

Tahun 2016, BYD memasuki industri transportasi kereta dengan mengadopsi pendekatan dua arah yaitu pengendalian polusi dan kemacetan lalu lintas. 

Tahun 2018 membuka akses ke 341 sensor dan 66 fungsi kontrol kendaraan, menjadi perusahaan pertama di dunia yang membuka sistem perangkat keras otomotifnya. Elektrifikasi adalah bagian pertama dan inteligensi menjadi bagian kedua. 

Pada 2021 BYD meluncurkan platform khusus kendaraan listrik murni, Platform 3.0. Juga meluncurkan teknolgi dan model kendaraan super hybrid DM-1, mempercepat revolusi kendaraan bensin yang terjangkau. membangun sistem transit keretra api berkapasitas rendah, tanpa pengemudi dan berbenergi baru pertama di dunia. 

Pada 2002, produksi kendaraan bensin akan dihentikan. Teknologi kendaraan baterai terintegrasi CTB masuk dalam daftar Fortune Global 500 untuk pertama kalinya. Tahun ini diproduksi juga Denza D9.

Tahun 2023 meluncurkan merek kelas atas dan kemitraan merek ang dipersonalisasi. BYD meluncurkan Platform teknologi perawatan mudah dan sistem kontrok kendaraan cerdas berbasis Cloud untuk memproduksi mobil ke-6 juta mereka. 

Iday/GridOto
Jumlah paten yang dimiliki BYD mencapai 59 ribu dan terus bertambah

Yang tak kalah menarik adalah pengembangan teknologi hybrid. Mereka lebih suka menyebutnya DM atau Dual Mode ketimbang Hybrid atau PHEV. 

Jika BYD identik dengan mobil listrik, itu enggak salah. Tapi jangan lupakan mereka juga gencar melakukan riset dan pengembangan produk dengan teknologi DM. 

Mulai DM 1.0 atau pelopor digunakan pada tahun 2008. Ini merupakan generasi pertama DM, diluncurkan dan dipasang pada mobil Plug-in Hybrid produksi massal pertama di dunia F3DM.

Pada 2013 BYD merilis DM generasi kedua yang disebut pemimpin dan mengusung strategi 542. Yaitu 5 hari pemakaian penuh, kemampuan listrik penuh selama 4 jam. Menjadi mobil plug-in hybrid paling laku secara global. 

Pada tahun 2018 BYD merilis teknologi DM generasi ketiga dengan penambahan motor listrik. Hasilnya, daya meningkat 19% dibanding generasi kedua. Konsumsi BBM lebih efisien 30% dibanding model sejenis di industrinya. 

Selanjutnya pada 2021 BYD merilis teknologi DM generasi keempat yang mengganggu kendaraan bahan bakar. 

Iday/GridOto
Perkembangan teknologi Dual Mode BYD menghasilkan konsumsi BBM 2,9 liter untuk 100 km dan jarak tempuh total mencapai 2100 km

DM generasi ini punya tiga fokus. DM-i yaitu cerdas. Merujuk pada kecerdasan, penghematan energi dan efisiensi tinggi. Ini untuk memuaskan konsumen yang menginginkan konsumsi BBM lebih rendah.

Lalu DM-P yang berarti kuat. Mengacu pada performa yang dahsyat dengan penggerak empat roda listrik yang superkuat. 

Lalu DM-O atay off-road. DIbangun untuk off-road dan menciptakan era baru kendaraan off-road listrik. 

Lanjut pada 2024 BYD merilis teknologi DM Generasi kelima. Menampilkan tiga arsitektur inovatif untuk mencapai performa terbaik. Model terbaru ini dinamakan Thai LDM-1 dan Haiyue 06DM-1. Konsumen bahan bakar yang diraih 2,9 liter per 100 kilometer. Jarak tenmpuh gabungan mencapai 2.100 km dengan tangki bensin penuh dan baterai penuh. 

YANG LAINNYA