Pada 1996, penelitian mengenai baterai nikel berkapasitas tinggi cocok untuk sepeda listrik. Di tahun ini BYD berpartisipasi dalam Bursa Teknologi Kendaraan Listrik dan Kendaraan bahan bakar alternatif internasional di Beijing.
Pada 1997, mereka menjadi perusahaan pertama di Tiongkok yang memproduksi baterai lithium-ion.
BYD memelopori penelitian material lithium-ion baru dengan kepadatan energi tinggi yakni 1000 Wh/l yang dibutuhkan untuk baterai sepeda listrik. Juga mengembangkan mobil bertenaga baterai pertama mereka.
Dalam Konferensi Pertukaran Teknologi Sepeda Listrik nasional, para ahli sepakat bahwa baterai lithium-ion yang dikembangkan BYD merupakan sumber energi penggerak terbaik untuk mempromosikan sepeda listrik ramah lingkungan.
Pada tahun 2000 BYD menjadi pemasok baterai lithium-ion pertama untuk Motorola dari Tiongkok.
Lalu pada tahun 2002, BYD menjadi pemasok baterai ion perak pertama Nokia dari Tiongkok. Juga memulai penelitian dan pengembangan baterai besi fosfat.
Pada 2003 mulai mengembangkan mobil listrik. Tahun 2004 memuat mobil konsep ET dan memproduksi BYD F3, mobil listrik berkinerja tinggi.
Lalu tahun 2008, tahapan utama dalam memperoleh, menyimpan dan menerapkan energi surya pada kendaraan listik udah selesai. BYD F3M, mobil hybrid pertama diluncurkan. Mobil ini enggak perlu stasiun pengisian daya khusus karena mengusung teknologi plug-in hybrid.
Tahun 2010, Strategi Transportasi Publik Perkotaan 2010 diusulkan dalam Kongres Kendaraan Listrik Dunia ke-25. Sehingga membuka koersialisasi energi baru di sektor transportasi publik termasuk taksi dan bus. Tahun ini diproduksi mobil listrik e6 yang saat ini unitnya bisa kita jumpai sebagai taksi di Jakarta.