Balap Mobil Touring GT World Challenge Asia 2022 di Sirkuit Mandalika Dibatalkan, MGPA Beberkan Kronologinya

Muhammad Rizqi Pradana - Sabtu, 6 Agustus 2022 | 08:00 WIB

Balap mobil touring GT World Challenge Asia 2022 di sirkuit Mandalika terpaksa batal, MGPA kasih penjelasan lengkap soal alasannya. (Muhammad Rizqi Pradana - )

GridOto.com - Dijadwalkan pada Oktober nanti, gelaran GT World Challenge Asia 2022 di Sirkuit Mandalika terpaksa dibatalkan.

SRO Motorsports Group selaku promotor GT World Challenge Asia 2022 mengatakan, pembatalan di sirkuit Mandalika akibat sirkuit yang belum siap.

Terutama terkait ubahan yang dibutuhkan agar sirkuit Mandalika bisa mengantongi homologasi dari FIA yang dibutuhkan untuk menggelar GT World Challenge Asia 2022.

"Kami sudah tahu soal isu homologasi ini sebelumnya dan sudah mencoba untuk mencari solusi yang mengizinkan kami untuk mengunjungi Mandalika sesuai rencana atau setidaknya mundur satu bulan," ujar Benjamin Franassovici, Championship Director GT World Challenge Asia dalam siaran resminya, Kamis (4/8/2022).

"Namun, dan setelah menghabiskan seluruh opsi kami untuk 2022, kami tidak punya pilihan selain membatalkan event tahun ini," imbuhnya.

Masalah terkait homologasi tersebut pun dikonfirmasi oleh Priandhi Satria selaku Direktur Utama dan CEO Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Andhi mengatakan, kurun waktu yang terlalu dekat dari jadwal balapan membuat pengerjaan mustahil selesai tepat waktu.

"Meskipun sudah masuk jadwal dari tahun lalu, kami baru menerima surat resmi dari penyelenggara GT World Challenge Asia pada Juni lalu," ujarnya ketika ditemui GridOto.com di Danau Toba Rally 2022, Sumut, Jumat (5/8/2022) sore.

"Kami baru bisa mulai pengerjaan ketika surat tersebut kami terima, sementara saat surat tersebut tiba waktunya sudah terlalu mepet dari balapan pada Oktober," tambah Andhi.

Baca Juga: Balap Mobil Touring GT World Challenge Asia 2022 di Sirkuit Mandalika Dibatalkan, Alasannya Bikin Penyelenggara Kaget

Ubahan yang harus dilakukan agar sirkuit Mandalika mendapatkan homologasi FIA pun bukan pekerjaan kecil.

Dua hal utama yang disebutkan oleh Andhi adalah terkait jalur masuk dan keluar pit lane yang harus diubah.

"Untuk homologasi FIM lokasinya tidak ada masalah, tapi bagi FIA letaknya tidak cocok karena tepat racing line," ungkap Andhi.

"Terlebih kami harus mendiskusikan ubahan-ubahan yang diminta FIA pada FIM juga, alur itu yang juga membuat pengerjaannya jauh lebih lambat," tukasnya.

Pasalnya ubahan yang diminta FIA bisa saja membuat status homologasi Grade A milik sirkuit Mandalika yang diberikan FIM.

Mengingat WorldSBK Indonesia 2022 akan digelar pada November nanti, MGPA pun memilih untuk tidak mengubah sirkuit.

"Tapi kalau tahun depan GT World Challenge Asia tetap ingin digelar di Mandalika, kami bisa lebih siap," ucap Andhi.

"Karena intinya kami menyambut baik segala event balap yang ingin digelar si sirkuit Mandalika," ujarnya.