Figur - Hendriansyah, 'Dewa' Road Race Indonesia, Gampang-gampang Sulit Mendidik Anak Jadi Pembalap Sejak Belia

Muhammad Rizqi Pradana - Senin, 11 Oktober 2021 | 21:30 WIB

Figur 'Dewa' Road Race yaitu Hendriansyah cerita gampang-gampang sulitnya mendidik anak menjadi pembalap dengan umur yang semakin muda. (Muhammad Rizqi Pradana - )

Baca Juga: Figur - Dwi Parileksono Purwanggoro, Industri Otomotif Jadi Barometer Ekonomi Negara

Segala teknik balap road race ia turunkan kepada Nelson secara bertahap sejak anaknya masih berumur 6 tahun.

“Pokoknya semua teknik balap yang ‘betul’ untuk sirkuit taraf internasional coba saya ajarkan, supaya nanti dia bisa luwes balapan pakai segala jenis motor,” ujarnya.

Tapi bukan hanya Nelson, kebanyakan pembalap di Tanah Air kini juga mulai ‘belajar balap’ di usia yang semakin muda.

Hendri mengatakan, tren tersebut adalah efek dari perkembangan zaman di mana balap khususnya balap motor kini tidak lagi menjadi menjadi hal yang negatif di mata orang tua.

DAB/OtoRace.id
Hendriansyah (kanan) saat mengawal putranya, Nelson Cairoli sebelum menjalani start balapan.

“Dulu waktu awal-awal balap itu saya harus curi-curi dengan orang tua untuk naik motor, tapi sekarang orang tua itu kebanyakan mendukung kalau anaknya ingin jadi pembalap,” ujarnya.

Selain dukungan orang tua, Hendri mengatakan ada faktor-faktor pendukung lainnya yang ‘memudahkan’ untuk mendidik para pembalap sejak belia.

Mulai dari semakin populernya motor balap yang didesain khusus untuk anak seperti MiniGP, part racing yang semakin banyak dengan teknologi yang lebih bagus, serta peranti safety yang semakin canggih juga.

“Zaman sekarang untuk mulai belajar balap juga menjadi semakin mudah karena sudah banyak sekolah balap, bahkan bisa digital seperti lewat YouTube,” ujar Hendri.