Viral di Medsos, Begal Lakukan Ancaman Balas Dendam ke Polisi, Ada Razia Besar-besaran?

M. Adam Samudra - Selasa, 28 April 2020 | 12:05 WIB

Ilustrasi razia kendaraan bermotor (M. Adam Samudra - )

GridOto.com - Sebuah pesan berantai beredar luas di pesan aplikasi Whatsapp yang berisi aparat kepolisian tengah melakukan razia besar-besaran lantaran banyak begal atau geng motor yang dendam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membantah pesan berantai tersebut.

Menurut dia pesan berantai itu adalah hoaks. Karena polisi tidak melakukan razia apalagi dalam jumlah besar.

"Tidak benar, itu hoaks semua. Nanti akan kami berikan stempel (hoaks)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi GridOto.com, Selasa (28/4/2020).

Baca Juga: Mau Mudik Lewat Gerbang Tol Kalikangkung Semarang? Siap-siap Diminta Putar Balik

Yusri menegaskan pihak kepolisian saat ini hanya tengah melaksanakan Operasi Ketupat 2020.

Operasi tersebut merupakan operasi rutin yang digelar setiap tahun dalam rangka mengamankan pelaksanaan hari raya Idul Fitri.

Dalam tangkapan layar pesan berantai yang disebarkan lewat Whatsapp tersebut disampaikan bahwa razia akan digelar di seluruh wilayah Indonesia.

Disampaikan pula, bahwa razia akan digelar di semua titik oleh personel kepolisian dari tingkat Mabes hingga Polsek.

Baca Juga: Street Manners: Nekat Balapan Liar, Siap-siap Dikenakan Denda Maksimal

Adapun isi berita yang viral di group Whatsapp seperti ini.

Assalamu’alaikum Wr Wb

Info dari temen² Grab/Go-jek
Bantu bc aja. Mohon perhatian sebentar!
Hati² utk Wilayah seluruh negara Indonesia
Pihak kepolisian akan melakukan Razia besar²an di semua titik.
Razia dilakukn dgn Gabungan mulai dr Mabes, Polda, Polres hingga Polsek.
Karena banyak kerabat para Pembegal atau Genk Motor yang akan membalas Dendam dikarenakan rekan² mereka banyak yg Tertangkap & Ada juga yang dibakar.
Mereka berkata: “Bahwasannya kami para Pembegal Motor akan membalas dendam atas perlakuan masyarakat yang main bakar terhadap anggota kami, bahkan akan lebih Kejam & Brutal di jalanan”.
Mereka berjanji setiap ada pengendara sepeda Motor di Pagi sampai Malam & Dini hari akan dibacok dan Dicincang.
Tolong sebarkan Informasi ini Bahwa mulai jam 10 Malam Besok s/d dini hari, penduduk dilarang Ber’aktifitas keluar rumah disebabkn adanya Teror Balas-Dendam dr komplotan pembegal dan Genk Motor.
Tadi siang kantor Polsek dilempari kertas yang bertulisan “Nyawa harus dibayar dengan Nyawa dan kami akan bertumbuh menjadi Besar”
Para warga dihimbau JANGAN keluar pada Malam & Dini hari utk sementara, Jika TIDAK ada hal² yg mendesak.
Demikian pesan dr Humas Mabes-Polri.

NB:
Bantu Share yaa Saudara”-Ku..
Demi Keselamatan kawan² & keluarga kita.
Hati².

Untuk diketahui, kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya mengalami peningkatan di masa pandemi Corona

Untuk mengantisipasi kejahatan tersebut, Polda Metro Jaya membentuk Satgas Anti-Begal dan Preman.

Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, satgas ini dibentuk menyusul adanya peningkatan beberapa tren kejahatan di masa pandemi virus Corona.

Selain itu, dia menyebut satgas ini dibentuk berdasarkan hasil pemetaan kejahatan yang terjadi selama masa pandemi.