Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bukan Cuma Listrik, GAIKINDO Usul Insentif Diperluas ke Semua Teknologi Kendaraan

Naufal Shafly - Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB
Ilustrasi penjualan mobil baru
GAIKINDO
Ilustrasi penjualan mobil baru

GridOto.com – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) berharap pemerintah terus menghadirkan stimulus bagi seluruh jenis kendaraan, tidak hanya mobil elektrifikasi, tetapi juga kendaraan bermesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE).

Usulan tersebut telah disampaikan GAIKINDO kepada Kementerian Perindustrian RI sebagai upaya menjaga daya saing sekaligus mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional di tengah tantangan pasar.

"GAIKINDO melihat pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung industri otomotif nasional," ujar Ketua Harian GAIKINDO sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2026).

"Berbagai kebijakan yang diterapkan, mulai dari pemberian fasilitas investasi, insentif fiskal, hingga forum dialog yang rutin dengan pelaku industri, merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif Indonesia sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh investor," tambahnya.

Menurut asosiasi, kebijakan yang menyasar seluruh segmen kendaraan akan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pelaku industri untuk menjaga pertumbuhan pasar otomotif nasional sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi.

Ketua Bidang Pengembangan Pasar GAIKINDO, Jongkie Sugiarto, menambahkan dukungan pemerintah terhadap investor otomotif Jepang juga menarik perhatian produsen asal Tiongkok yang mulai menanamkan modal di Indonesia.

"Melihat dukungan dari pemerintah terhadap industri otomotif Jepang di Indonesia, beberapa perusahaan otomotif dari Tiongkok yang saat ini sedang mulai berinvestasi di Indonesia menyatakan keinginannya untuk mendapatkan dukungan yang sama dari pemerintah agar dapat menjalankan rencana jangka panjangnya di Indonesia," kata Jongkie.

Karena itu, GAIKINDO mengusulkan agar stimulus pemerintah ke depan mencakup seluruh teknologi kendaraan, mulai dari ICE, Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV).

Kebijakan Pemerintah di Industri Otomotif

Baca Juga: Terkait Impor Mobil, GAIKINDO Ungkap Mampu Produksi 400 Ribu Pick-up

Menurut GAIKINDO, sejumlah kebijakan pemerintah telah membantu industri bertahan dalam berbagai situasi, mulai dari masa pandemi Covid-19 hingga transisi menuju kendaraan elektrifikasi.

Salah satu kebijakan yang dinilai memberikan dampak besar ialah insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

Program tersebut dimanfaatkan berbagai merek otomotif yang memproduksi kendaraan di Indonesia dan dinilai mampu menjaga permintaan pasar domestik, mempertahankan utilisasi pabrik, sekaligus menjaga lapangan kerja di sektor otomotif.

Selain itu, pemerintah juga memberikan fasilitas User Specific Duty-Free Scheme (USDFS) yang membebaskan bea masuk bahan baku maupun komponen yang belum diproduksi di dalam negeri.

Skema tersebut disebut membantu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan daya saing industri.

Dukungan pemerintah juga diwujudkan melalui implementasi program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV), yang mencakup kendaraan LCGC, Hybrid Electric Vehicle (HEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV).

Program tersebut dinilai mendorong investasi baru sekaligus meningkatkan penggunaan komponen lokal.

Di sisi lain, GAIKINDO menilai komunikasi antara pemerintah dan pelaku industri juga berjalan cukup baik melalui berbagai forum dialog, termasuk Indonesia–Japan Automobile Dialogue dan Biofuel Co-Creation Task Force Meeting.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa