GridOto.com - Gerombolan ngaku debt collector bikin takut remaja wanita di kawasan Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur.
Mereka mencegat motor yang dikendarai remaja wanita tersebut, lalu mengecek-ngecek seenaknya, (19/6/26).
Peristiwa tersebut viral di media sosial dan menuai protes dari pihak keluarga remaja tersebut.
Mereka keberatan karena Yamaha Mio yang digunakan disebut sudah lunas.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi membenarkan kejadian tersebut.
Polisi juga telah mengamankan terduga debt collector yang terlibat.
"Awalnya, korban bersama keponakannya melintas di Jalan Pemuda menuju ke puskesmas. Selanjutnya korban merasa diikuti mulai dari Jalan Pemuda hingga ke puskesmas dan kembali ke rumah korban," ungkap Made saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, (25/6/26) mengutip Kompas.com.
Saat melintas di Jalan Kayu Jati, korban diberhentikan oleh enam orang yang diduga debt collector untuk melakukan pengecekan motor.
"Lalu korban menyarankan untuk ketemu orang tuanya di Jalan Pemuda Asli IV. Selanjutnya saat tiba di tempat kerja orang tua korban, orang tua korban berdebat dengan debt collector mempermasalahkan pelat nomor tidak sesuai dengan jenis kendaraannya," lanjut Made.
Menurut Made, adu mulut sempat terjadi antara kedua belah pihak.
Orang tua korban menegaskan Yamaha Mio tersebut sudah lunas dan tidak lagi memiliki cicilan.
"Sempat terjadi adu mulut antara kedua belah pihak lalu pihak debt collector pergi meninggalkan lokasi, untuk unit sepeda motor tidak diambil," ungkapnya.
Made menambahkan, polisi telah memanggil terduga debt collector.
Namun, mereka tidak dilakukan penahanan.
"Sudah diamankan, tetapi tidak ditahan, hanya imbauan saja," katanya.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @info_pinang_ranti, terlihat sejumlah debt collector mendatangi orang yang diduga orang tua korban di kawasan Rawamangun.
Dalam rekaman tersebut, orang tua korban mempertanyakan alasan motor anaknya diperiksa, padahal diklaim itu sudah lama lunas.
"Ini motor sudah lunas lama, jangan hanya melihat anak kecil dan perempuan lu uber," ucap orang tua korban dalam video tersebut.
Sementara itu, orang yang diduga debt collector menjelaskan pemeriksaan dilakukan karena memperhatikan pelat nomor kendaraan yang terpasang pada motor tersebut.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR