GridOto.com - Pemilik mobil bekas yang masih pakai aki basah harus tahu, ternyata ada hal penting yang harus kalian ketahui.
Di pasaran, baik jenis aki kering maupun aki basah banyak digunakan sesuai kebutuhan pemilik mobil.
Sejatinya baik aki kering dan aki basah punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Menurut Opick, mekanik Bengkel Mbbil 77 dengan harga yang lebih murah dari aki kering, aki basah butuh perhatian serta perawatan lebih ekstra selama dipakai.
"Aki kering memang lebih mahal, tapi bebas perawatan dipakai sampai soak atau rusak," sebut Opick saat diwawancara GridOto.com.
Selama pemakaian aki basah, pemilik mobil wajib selalu mengecek takaran air di dalam aki dalam batas yang tepat.
Jika air di dalam aki mulai berkurang pemilik mobil harus segera mengisi ulang dengan air aki botol biru.
"Enaknya kalau aki drop cuma karena kurang air cukup ditambah air lagi masalah beres," ujarnya di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Tapi beda cerita kalau pemilik mobil lupa untuk mengecek ketinggian air, bahkan sampai membiarkan air aki kosong.
"Meski tidak ada gejala kelistrikan drop, sel aki lebih cepat panas karena tidak ada yang merendam," wantinya.
"Efeknya sel aki malah jadi rusak, mau diisi ulang air aki atau disetrum ya tetap tidak bisa dipakai lagi," tutup Opick.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Avanza 2020, Veloz 1.5 Cuma Segini Jelang Akhir Bulan
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR