Sementara itu, Deepal S07 yang mengusung baterai 79,97 kWh memiliki daya jelajah hingga 560 km berdasarkan standar NEDC.
SUV listrik ini diklaim memiliki konsumsi energi 14,2 kWh per 100 km atau setara 7,04 km/kWh.
Dengan perhitungan yang sama, biaya energi Deepal S07 berada di kisaran Rp 241 per kilometer saat pengisian daya di rumah, dan sekitar Rp 351 per kilometer jika menggunakan SPKLU.
Untuk pengisian baterai hingga penuh, biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp 136 ribu melalui home charging dan sekitar Rp 200 ribu di SPKLU.
Selain biaya energi yang relatif rendah, kendaraan listrik juga dinilai lebih efisien saat digunakan di kondisi lalu lintas perkotaan yang padat.
Hal ini karena motor listrik tetap bekerja optimal saat kondisi stop and go, ditambah adanya fitur regenerative braking yang membantu mengembalikan energi ke baterai saat deselerasi.
Changan juga menyoroti biaya perawatan yang berpotensi lebih rendah karena kendaraan listrik tidak menggunakan mesin pembakaran internal yang memiliki banyak komponen bergerak.
Untuk mendukung kepemilikan jangka panjang, Changan Lumin dibekali garansi baterai hingga 8 tahun atau 120.000 km dan garansi kendaraan 6 tahun atau 120.000 km.
Sedangkan Deepal S07 mendapat garansi baterai hingga 8 tahun atau 240.000 km dan garansi kendaraan 6 tahun atau 120.000 km.
“Dengan biaya operasional yang kompetitif serta dukungan layanan purnajual yang komprehensif, baik Changan Lumin maupun Deepal S07 dapat menjadi solusi mobilitas yang praktis dan ekonomis untuk jangka panjang,” tutup Setiawan.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR