Baca Juga: Sekali Full Tank Bisa Jalan 750 Km, Mitsubishi Xforce Hybrid Jajaki Pasar Baru
3. Mengurangi Risiko Understeer
Understeer adalah kondisi mobil sulit berbelok dan cenderung berjalan melawan arah setir.
Dengan fitur AYC bisa mengurangi risiko ini dengan menyesuaikan torsi pengereman secara real-time sehingga mobil tetap patuh terhadap arah kemudi.
4. Aman di Permukaan Jalan Licin atau Tidak Rata
AYC juga membantu menjaga grip di kondisi jalan basah, berpasir, atau tidak rata.
Misalnya saat belok di aspal basah, AYC memastikan ban depan tidak kehilangan cengkeraman, menjaga mobil tetap terkendali.
5. Bekerja Sama Dengan Drive Mode
AYC bekerja dengan menggabungkan data dari ABS, throttle sensor, putaran mesin dan juga sudut setir.
Fitur ini akan bekerja saat pengemudi memakai mode berkendara.
Misalnya pada mode Wet, AYC akan mengatur putaran roda dengan membatasi respons throttle dan mengaktifkan traction control agar mobil lebih bisa dikendalikan di jalanan basah.
Sementara pada mode Gravel, setir akan terasa lebih berat agar pengemudi tidak mudah membelokkan setir di permukaan jalan berpasir sehingga mobil tetap dalam kendali.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR