GridOto.com - Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengakui awal musim MotoGP 2026 jadi mimpi buruk bagi pabrikan asal Italia tersebut.
Tardozzi sebenarnya optimistis setelah tes pramusim di Sepang, di mana lima motor Ducati Desmosedici berhasil menembus enam besar.
Namun, situasi berubah drastis usai Aprilia menunjukkan peningkatan performa yang signifikan menjelang seri pembuka di Thailand.
Aprilia sukses memenangi tiga grand prix pertama melalui Marco Bezzecchi dan meraih satu kemenangan Sprint bersama Jorge Martin.
Sementara itu, Ducati hanya mampu meraih satu kemenangan Sprint sebelum memasuki seri Eropa.
"Setelah Sepang, saya sangat yakin kami akan menjalani musim yang bagus, bukan mimpi buruk seperti pada beberapa balapan pertama," kata Tardozzi mengutip Crash.net.
Meski begitu, ia memuji perkembangan yang ditunjukkan Aprilia.
Baca Juga: Ducati Desmo450 MX Kuasai Seri 2 Cleosa Series Klaten, Sapu Bersih Podium Race 1 Kelas MX1
"Mereka membuat langkah besar antara Sepang dan Thailand. Kami harus memberikan apresiasi kepada mereka," ujarnya.
Ducati mulai bangkit setelah Gigi Dall'Igna dan para insinyur melakukan sejumlah pembenahan.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR