Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Proses Bleeding Bertujuan Mengeluarkan Udara dari Jalur Coolant

Fahmy Fauzy Muhammad - Jumat, 29 Mei 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi bleeding radiator pada mobil Eropa
Ilustrasi bleeding radiator pada mobil Eropa

Menurut Hasim, kondisi seperti ini cukup sering terjadi setelah penggantian cairan radiator dilakukan asal-asalan.

“Kadang orang isi coolant doang terus langsung dipakai, padahal anginnya belum keluar semua,” lanjutnya.

Selain menjaga kestabilan suhu mesin yang tinggi, adanya glikol pada coolant radiator punya fungsi lain.
Radityo Herdianto / GridOto.com
Selain menjaga kestabilan suhu mesin yang tinggi, adanya glikol pada coolant radiator punya fungsi lain.

Baca Juga: Pemilik Mobil Wajib Tahu, Begini Cara Keluarkan Angin di Radiator Mobil

Selain setelah kuras radiator, bleeding juga biasanya dilakukan usai mengganti selang radiator atau water pump.

Proses ini bertujuan memastikan tidak ada kantong udara yang tersisa di dalam sistem pendingin.

Karena itu, proses bleeding sebaiknya tidak dilewatkan saat melakukan servis radiator.

Editor : Dwi Wahyu R.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa