“Terus kami request ke Honda Motor Japan dan itu diberikan lagi tambahan 50, jadi tahun ini kuota yang diberikan untuk Indonesia itu 150,” lanjut Billy.
Meski begitu, jumlah pemesanan saat ini sudah hampir dua kali lipat dibanding kuota yang tersedia.
HPM pun menargetkan seluruh unit Prelude jatah 2026 bisa selesai dikirim ke konsumen paling lambat Oktober mendatang.
“Jadi hari ini baru 20. Total 150 itu rencananya akan selesai sampai Oktober 2026, dan sisanya tahun depan,” ucapnya.
Seperti diketahui, HPM resmi mengumumkan harga Prelude pada 28 April 2026 dengan banderol Rp 974,9 juta.
Angka tersebut sesuai janji HPM sebelumnya yang memastikan mobil sport hybrid ini dijual di bawah Rp 1 miliar.
Sebagai informasi, Prelude terbaru menjadi model pertama yang dipasarkan resmi di Indonesia setelah sempat “mati suri” selama 24 tahun.
Indonesia bahkan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menjual Prelude generasi keenam berkode BF1 tersebut.
Mobil ini dibangun menggunakan platform Honda Civic Type R dan mengusung sistem hybrid e:HEV.
Jantung mekanisnya mengandalkan mesin 2.000 cc 4-silinder Atkinson Cycle yang dipadukan motor listrik.
Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 139 dk dan torsi 182 Nm, sementara motor listriknya mampu menyemburkan tenaga 184 dk dengan torsi 315 Nm.
Total output sistem hybrid Prelude diklaim mencapai sekitar 203 dk.
Tak cuma itu, Prelude juga dibekali berbagai komponen performa milik Civic Type R seperti dual-axis strut front suspension, adaptive damper hingga rem Brembo 4-piston.
Sensasi sporty semakin terasa berkat fitur S+ Shift Mode yang menghadirkan simulasi perpindahan gigi virtual 8-percepatan lewat paddle shift di balik kemudi.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR