Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sengaja Dipersulit, Beli Mobil Bensin di Negara Ini Mesti Antre Pelat Nomor Selama 10 Tahun

Irsyaad W - Senin, 4 Mei 2026 | 11:00 WIB
Honda XR-V terparkir di seputar Guangzhou, China
Ari Dwi Prasetyo
Honda XR-V terparkir di seputar Guangzhou, China

Baca Juga: Unik, Wujud Pelat Nomor Sementara Mobil dan Motor Baru di Negara China Sesimpel Ini

Saat ini China merupakan pasar terbesar mobil listrik global. Negara ini juga jadi salah satu kiblat baru bagi industri otomotif di era elektrifikasi.

Diketahui, untuk membedakan mobil listrik dan bensin, pemerintah China menggunakan perbedaan warna pelat nomor.

Di China, warna pelat menjadi identitas utama untuk membedakan jenis mesin yang dipakai.

Afung, menjelaskan sistem ini mempermudah identifikasi kendaraan ramah lingkungan.

"Kalau pelat hijau itu energi baru (new energy vehicle), listrik. Kalau biru dan kuning bensin (ICE)," kata Afung.

"Makanya kalau kita lihat di Guangzhou taksi 100 persen pasti ialah yang pakai baterai (listrik) tidak ada bensin lagi," ujar Afung

Popularitas mobil listrik di Negeri Tirai Bambu ini tidak terjadi begitu saja.

Ada peran besar pemerintah yang memberikan 'karpet merah' bagi masyarakat yang ingin beralih dari mobil konvensional ke mobil listrik.

Menurut Afung, kebijakan ini cukup merata di berbagai wilayah, tidak hanya terbatas di kota besar seperti Guangzhou.

Faktor utamanya adalah kemudahan dalam mendapatkan legalitas kendaraan dan dukungan finansial.

Baca Juga: Ada BBM Baru, Ilmuwan China Temukan Cara Olah Emisi Karbondioksida Jadi Bensin

"Bukan cuma di Guangzhou, di setiap kota, mobil yang pakai energi baru sudah sangat populer, pertama karena ini ada hubungan dari pemerintah semuanya beli ada subsidi dan gampang dapat nomor pelatnya," katanya.

Menurut Afung masyarakat yang ingin membeli mobil listrik akan dipermudah mendapat pelat nomor.

Sebaliknya, jika ingin membeli mobil bensin akan dipersulit.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa