Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Penyebab Harley-Davidson Tahun Tua Terbakar, Rata-rata Masalah di Sini

Irsyaad W - Senin, 4 Mei 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi Harley-Davidson terbakar
IG/@rizkymandra
Ilustrasi Harley-Davidson terbakar

GridOto.com - Tak sedikit kasus Harley-Davidson tahun tua terbakar ketika melaju di jalan.

Ada beberapa faktor teknis yang menjadi pemicu utama munculnya api.

Menurut Imam Budihardjo, After Sales Manager Indomobil Harley-Davidson of Jakarta, rata-rata penyebab yang sering Ia temui korsleting listrik yang posisinya berdekatan dengan area karburator.

"Kalau yang pernah saya alami, ada korsleting dan dekat karburator. Uap bensin ditambah percikan api sama dengan kebakaran," ujar Imam (27/4/26) disitat dari Kompas.com.

Menurut Imam, uap bensin dalam bentuk gas justru lebih berbahaya dibandingkan bensin cair.

Hal ini dikarenakan gas sudah bercampur dengan udara atau oksigen, sehingga proses penyulutan api atau ledakan terjadi jauh lebih cepat.

Faktor risiko ini meningkat pada model-model lama, seperti model dengan mesin Evolution.

Sebagai catatan, mesin tersebut terakhir diproduksi pada tahun 1998. Artinya, usia komponen pada motor-motor tersebut sudah mencapai puluhan tahun.

"Bensin bisa rembes dari selang yang sudah termakan umur tapi belum diganti. Padahal selang bensin asli HD itu ukurannya inci dan memiliki rajutan benang di dalamnya untuk kekuatan," ucapnya.

Baca Juga: Harley-Davidson Recall Besar-besaran Motornya di AS, Ini Masalahnya

Terdapat 5 service bay yang melayani servis ringan sampai berat di Indomobil Harley-Davidson of Jakarta
Rangga/Otomotif
Terdapat 5 service bay yang melayani servis ringan sampai berat di Indomobil Harley-Davidson of Jakarta

Ada dua poin yang wajib diperhatikan terutama akibat faktor usia.

Pertama kabel dan soket yang kendur. Jalur kabel pada Harley-Davidson umumnya lewat di atas mesin yang panas.

Ditambah dengan getaran mesin HD yang besar, soket bisa mengendur dan memicu percikan.

Kedua, masalah di sektor bahan bakar, seperti selang bensin yang retak.

Lalu level bensin di karburator yang luber, hingga kebiasaan pemilik yang tidak menutup keran bensin saat motor berhenti.

Berbeda dengan mesin mobil yang kabelnya bisa lewat samping, konstruksi mesin Harley-Davidson memaksa kabel kelistrikan berada di sela-sela antara mesin dan tangki bensin.

"Kapasitas mesin besar, pendingin udara, dan getaran besar adalah kombinasi risiko. Namun, selama dirawat rutin dan ada peremajaan komponen, sebenarnya aman-aman saja. Masalahnya sering kali karena kurang peremajaan," kata Imam.

Oleh karena itu, bagi pemilik Harley-Davidson lawas, pengecekan rutin pada bagian selang dan jalur kabel menjadi harga mati untuk menghindari risiko kerugian akibat kebakaran.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa