Ada dua poin yang wajib diperhatikan terutama akibat faktor usia.
Pertama kabel dan soket yang kendur. Jalur kabel pada Harley-Davidson umumnya lewat di atas mesin yang panas.
Ditambah dengan getaran mesin HD yang besar, soket bisa mengendur dan memicu percikan.
Kedua, masalah di sektor bahan bakar, seperti selang bensin yang retak.
Lalu level bensin di karburator yang luber, hingga kebiasaan pemilik yang tidak menutup keran bensin saat motor berhenti.
Berbeda dengan mesin mobil yang kabelnya bisa lewat samping, konstruksi mesin Harley-Davidson memaksa kabel kelistrikan berada di sela-sela antara mesin dan tangki bensin.
"Kapasitas mesin besar, pendingin udara, dan getaran besar adalah kombinasi risiko. Namun, selama dirawat rutin dan ada peremajaan komponen, sebenarnya aman-aman saja. Masalahnya sering kali karena kurang peremajaan," kata Imam.
Oleh karena itu, bagi pemilik Harley-Davidson lawas, pengecekan rutin pada bagian selang dan jalur kabel menjadi harga mati untuk menghindari risiko kerugian akibat kebakaran.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR