GridOto.com – Ketika banyak SUV Cina menggunakan powertrain elektrifikasi mulai dari hybrid hingga full listrik, Jetour T2 adalah SUV macho yang setia dengan mesin bakar.
Speknya prospektif, ia memakai unit 4 silinder turbo berkapasitas 1.998 cc. Di literatur, mesin yang bekerja dengan halus ini merilis 245 PS di 5.500 rpm dengan torsi 375 Nm sejak 1.750 rpm.
Output itu lalu disalurkan ke semua roda (AWD) via transmisi otomatis 7-percepatan.
Uniknya, transmisi itu menerapkan kopling ganda alias dual clutch transmission (DCT) yang biasanya dipakai mobil-mobil sports performa tinggi.
Sedangkan Jetour T2 secara jatidiri adalah SUV jantan yang lebih piawai dengan medan off-road ketimbang on-road.
Asyiknya rasio 7-percepatan itu membuat nafasnya ringan.
Baca Juga: JETOUR Bicara Strategi Travel+, Ternyata Ini Maknanya
Bahkan di kecepatan stabil 100 km/jam, putaran mesin cukup di 1.600 rpm yang membuatnya bisa berlari lebih tenang.
Di rute Dalam Kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, Jetour T2 melaju dengan konsumsi BBM 8,7 km/l.
Untuk ukuran mobil masa kini, konsumsi Dalam Kota di bawah angka psikologis 10 km/l bukanlah figur yang irit.
Lalu di rute Tol dengan average speed 90 km/jam, Jetour T2 melakukannya dengan kehematan 11,4 km/l.
Paling irit dari beragam tes konsumsi BBM yang kami lakukan adalah pada rute Kombinasi yang kecepatan rata-ratanya di titik 50 km/jam.
Di rute Kombinasi, ia mencetak 12,8 km/l.
Jadi bisa dikatakan bahwa konsumsi BBM Jetour T2 memang bukan yang paling irit untuk ukuran SUV modern, tapi masih bisa diterima karena tenaga dan torsi besar yang diberikannya.
Untungnya Jetour T2 punya kapasitas tangki BBM mencapai 70 liter yang membuat jarak tempuhnya cukup jauh.
Mengacu pada rute Kombinasi, dengan 70 liter BBM Jetour T2 seharusnya bisa menjelajah hingga 896 km.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR