Marcell juga menekankan bahaya terbesar justru muncul dari sikap terburu-buru.
Banyak pengemudi yang nekat menerobos atau hanya sekadar mengandalkan kondisi palang pintu, padahal sistem tersebut bukan satu-satunya penentu keselamatan.
Dalam sejumlah kasus kecelakaan di perlintasan sebidang, faktor kelalaian pengemudi yang tidak berhenti total sebelum rel menjadi salah satu pemicu utama.
Kondisi ini diperparah dengan adanya titik perlintasan padat kendaraan serta visibilitas terbatas.
Dengan demikian, disiplin kecil seperti berhenti beberapa detik sebelum rel bukan sekadar prosedur tambahan, melainkan bagian penting dari budaya keselamatan berkendara yang bisa mencegah kecelakaan besar di jalan raya.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR