GridOto.com- Mengemudi dengan kecepatan tinggi sering dianggap lebih efisien karena waktu tempuh jadi lebih singkat.
Namun, kondisi ini justru bisa berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih besar buat mobil konvesional (Internal Combustion Engine)
Perubahan ini tidak selalu terasa langsung, tetapi akan terlihat dalam penggunaan harian.
Salah satu penyebabnya berasal dari faktor hambatan udara yang meningkat seiring kecepatan kendaraan.
“Kalau mobil dibawa kencang terus, mesin kerja lebih berat, jadi bensin yang dipakai juga lebih banyak,” jelas Alif Helmi, penanggung jawab bengkel Rama Teknik di Universitas Pamulang.
Baca Juga: Biar Paham, Begini Model Modifikasi Mobil yang Bikin BBM Jadi Boros
Semakin tinggi kecepatan, tekanan udara yang harus dilawan kendaraan juga semakin besar.
Akibatnya, mesin membutuhkan tenaga tambahan untuk mempertahankan laju tersebut.
Kondisi ini membuat suplai bahan bakar yang dibutuhkan ikut meningkat.
Berbeda dengan kecepatan sedang yang cenderung lebih stabil dan efisien.
Baca Juga: Penting Diketahui, Ini 5 Cara yang Bisa Dilakukan Agar Konsumsi BBM Motor Matik Jadi Lebih Hemat
Pada titik tertentu, efisiensi mesin justru berada di kecepatan yang tidak terlalu tinggi.
“Biasanya kalau dipakai santai dan stabil, justru lebih irit dibanding sering ngegas kencang,” lanjutnya.
Karena itu, menjaga kecepatan tetap konstan menjadi salah satu cara mengontrol konsumsi BBM.
Dengan pola berkendara yang lebih terukur, penggunaan bahan bakar bisa tetap efisien tanpa harus mengorbankan performa.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR