Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ramadhipa Sebut Aturan Balap Tambah Ketat, Salah Salip Bisa Penalti

Mohammad Nurul Hidayah - Selasa, 28 April 2026 | 18:30 WIB
Ramadhipa pakai strategi menekan sejak awal lomba untuk bisa menang di Race 2 Red Bull Rookies Cup Spanyol
Ramadhipa pakai strategi menekan sejak awal lomba untuk bisa menang di Race 2 Red Bull Rookies Cup Spanyol

GridOto.com - Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, mengungkap kunci penting di balik kemenangannya pada Race 2 ajang Red Bull Rookies Cup di Jerez, Spanyol, akhir pekan lalu.

Selain strategi push sejak awal dan manajemen ban, Rama ternyata mengandalkan pendekatan balap yang lebih bersih dengan meminimalkan kontak dengan pembalap lain.

Bukan tanpa alasan, menurut pembalap asal Sleman, Yogyakarta regulasi balap musim ini dinilai cukup ketat terkait insiden di lintasan.

“Paling utama itu safety, agar bisa menyelesaikan balapan tanpa penalti,” ujar Ramadhipa saat diwawancara melalui sambungan Zoom.

Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini menjelaskan, kontak kecil sekalipun dengan pembalap lain berpotensi berujung penalti, apalagi jika sampai menyebabkan insiden seperti pembalap lain terjatuh.

Baca Juga: Kiandra Ramadhipa Menggila di Jerez, Start P17 Berakhir Menang di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026

“Karena aturannya tahun ini cukup ketat. Kalau ada kontak, atau rider lain sampai out atau crash, itu bisa merugikan saya dan kena penalti juga,” jelasnya.

Makanya, meski harus start dari posisi 17 dan harus cepat mengejar ketertinggalan dari pembalap lain, Rama tidak asal salip.

Pembalap berusia 16 tahun ini memilih untuk tampil lebih halus (smooth) sepanjang balapan.

Momen pembalap Indonesia, Kiandra Ramadhipa berdiri di podium tertinggi usai menangi Race 2 Red Bull Rookies Cup 2026 seri Spanyol (26/4/2026).
TANGKAPAN LAYAR RED BULL TV
Momen pembalap Indonesia, Kiandra Ramadhipa berdiri di podium tertinggi usai menangi Race 2 Red Bull Rookies Cup 2026 seri Spanyol (26/4/2026).

Ia juga berusaha menjaga jarak aman sekaligus menghindari duel yang terlalu agresif.

“Saya coba untuk bermain lebih smooth dan menghindari kontak dengan pembalap lain. Itu juga lebih safety buat saya dan pembalap lain,” lanjutnya.

Baca Juga: Curhat Kiandra Ramadhipa Start Posisi 24 Bisa Finish Terdepan di ETC Catalunya

Strategi ini terbukti efektif, terutama di balapan dengan karakter rombongan besar seperti Red Bull Rookies Cup, di mana jarak antar pembalap sangat rapat.

Dengan tetap menjaga ritme balap dan menghindari risiko insiden, Rama mampu bertahan di grup depan hingga akhirnya bisa keluar sebagai pemenang di Race 2.

Selain pendekatan balap yang cerdas ini, Ramadhipa juga menerapkan strategi teknis pada kemenangan perdananya di Red Bull Rookies Cup ini.

Sepanjang balap Rama mengaku terus lakukan pembacaan pace lawan sambil mengukur daya cengkram bannya.

Melihat punya daya cengkram bagus dan pace lawan yang tidak terlalu cepat, Rama terus maju ke baris depan dan mengambil peluang terbuka di tikungan terakhir.

Hasilnya, Kiandra Ramadhipa sukses mengunci kemenangan penting sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah balap internasional.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa