GridOto.com - Banyak pengguna motor matik yang mengira kalau konsumsi bensin yang boros disebabkan oleh kebiasaan menarik gas terlalu agresif.
Padahal, penyebabnya sering datang dari sisi teknis motor yang luput dari perhatian.
Salah satu komponen krusial yang sering diabaikan adalah filter udara.
Meski bentuknya sederhana, kondisinya sangat berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar.
Lalu, bagaimana filter udara yang jarang dicek bisa membuat bensin motor matik cepat habis?
1. Pasokan Udara Berpengaruh ke Proses Pembakaran
Agar mesin bekerja optimal, ruang bakar membutuhkan campuran bensin dan udara dengan takaran seimbang.
Filter udara berfungsi menyaring oksigen yang masuk ke mesin.
Ketika filter kotor akibat debu dan polusi, aliran udara menjadi terhambat.
Akibatnya, suplai oksigen berkurang dan campuran bahan bakar menjadi terlalu kaya.
Kondisi ini membuat bensin tidak terbakar maksimal dan terbuang percuma.
Baca Juga: Simak 5 Tips Bikin Motor Matik Ngirit Bensin, Nomor 3 Sepele Tapi Ngefek
2. Tarikan Terasa Berat, Bensin Makin Boros
Melansir Otomotifnet, pembakaran yang tidak sempurna berdampak langsung pada performa. Motor terasa ngempos dan akselerasi menurun.
Dalam kondisi ini, pengendara cenderung membuka gas lebih dalam agar motor bisa melaju seperti biasa.
Tanpa disadari, bensin yang masuk ke mesin justru semakin banyak, sehingga konsumsi BBM melonjak.
3. Filter Udara Termasuk Komponen yang Wajib Diganti
Filter udara termasuk komponen fast moving yang memiliki usia pakai terbatas.
Seiring pemakaian, pori-porinya akan tertutup kotoran yang sulit dibersihkan sepenuhnya.
Membersihkan dengan angin bertekanan hanya bersifat sementara dan tidak bisa mengembalikan kondisi filter seperti baru.
Baca Juga: Anti Nyangkut, Ini Kelebihan Tutup Tangki Honda Dipasang ke Motor Matik Yamaha
4. Cara Menjaga Motor Tetap Irit
Agar konsumsi BBM tetap efisien dan performa mesin terjaga, pemeriksaan filter udara sebaiknya rutin dilakukan saat servis berkala.
Jangan menunggu motor terasa berat atau bensin terasa boros.
Jika filter sudah terlalu kotor atau jarak tempuhnya melewati rekomendasi pabrikan, sebaiknya langsung diganti.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR