GridOto.com - Harga minyak dunia kembali melonjak pada awal perdagangan Minggu (19/4/2026).
Hal ini dipicu kebuntuan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang menghambat kapal tanker melintasi Selat Hormuz.
Minyak mentah AS tercatat naik 6,4 persen menjadi sekitar Rp1,4 juta per barel (dari $87,90) satu jam setelah perdagangan dibuka di Chicago Mercantile Exchange.
Sementara itu, minyak mentah Brent sebagai acuan global naik 5,8 persen menjadi sekitar Rp 1,53 juta per barel (dari $95,64).
Kenaikan ini terjadi setelah lebih dari dua hari pasar diwarnai harapan sekaligus kekecewaan terkait situasi di Selat Hormuz.
Sebelumnya, harga minyak sempat anjlok lebih dari 9 persen pada Jumat (17/4/2026) usai Iran menyatakan akan membuka kembali selat tersebut untuk lalu lintas komersial.
Namun, keputusan itu berakhir dibatalkan.
Pada Sabtu (18/4/2026), Iran dilaporkan menembaki sejumlah kapal setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran tetap diberlakukan.
Baca Juga: Hindari Selat Hormuz, Hyundai Terpaksa Ubah Jalur Kapal Logistiknya Lewat Benua Ini
Bahkan pada Minggu, Trump mengklaim AS telah menyerang dan menyita kapal kargo berbendera Iran yang diduga mencoba menembus blokade.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR