GridOto.com - Seiring dengan pemakaian, kabel body di motor juga bisa mengalami kerusakan.
Berikut dua ciri yang sering terjadi kalau kabel body motor minta diganti.
1. Korosi
Kabel body motor yang umumnya terbuat dari tembaga juga bisa korosi meskipun diselimuti oleh lapisan karet.
"Bagian dalam kabel yang biasanya berisi serabut itu lama-lama bisa korosi," buka Muhammad Cholil, pemilik bengkel spesialis kelistrikan Nday Fashion Lightning (NFL) kepada GridOto beberapa waktu yang lalu (07/01).
Korosi pada kabel body motor ditandai dengan perubahan warna.
"Ciri-cirinya terjadi perubahan warna dari warna kabel kuning tembaga menjadi hitam," ujar pria yang akrab disapa Nday ini.
Baca Juga: Gejala Kabel Body Motor Rusak yang Sering Terjadi di Motor Berumur
2. Kebocoran Arus
Selain korosi, kabel body motor juga bisa terkelupas jika sudah berumur.
Biasanya hal ini terjadi karena gesekan atau modifikasi main potong kabel yang membuat bagian serabut dalamnya terbuka.
Kerusakan kabel body motor seperti ini dapat menimbulkan kebocoran arus.
"Contohnya kalau terjadi pada kabel pengisian, arus enggak akan bisa maksimal ke kiprok, efeknya aki jadi mudah soak," wanti Nday yang bengkelnya berada di Jalan H. Syahrin, Radio Dalam, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Belum Tentu Aki Soak, Ini Penyebab Electric Starter Motor Ngadat
Korosi juga bisa terjadi pada jalur kabel atau wiring yang berfungsi sebagai pengapian.
"Dampaknya arus listrik di sistem pengapian motor jadi enggak lancar," kata Nday.
"Gejalanya mesin motor jadi sulit dihidupkan atau bisa saja mesin tiba-tiba mati di jalan," tuturnya.
Menurut Nday, kerusakan pada kabel bodi umumnya terjadi pada motor yang sudah berumur.
"Rata-rata kabel body motor akan bermasalah ketika motor memasuki usia 5 tahun," wanti Nday.
"Sebaiknya diganti baru jika sudah mulai ada korosi," tuturnya.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR