Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Pasca Lebaran Tol Cisumdawu Berlaku Contra Flow Lawan Arah, Ini Penyebabnya

Irsyaad W - Jumat, 10 April 2026 | 12:30 WIB
Polisi dan petugas PT CKJT menyiapkan water barrier untuk penerapan contra flow atau lawan arah di tol Cisumdawu menyul munculnya retakan jalan di KM mulai KM 207+300 sampai 207+400, tepatnya di wilayah Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kiki Andriana/TribunJabar.id
Polisi dan petugas PT CKJT menyiapkan water barrier untuk penerapan contra flow atau lawan arah di tol Cisumdawu menyul munculnya retakan jalan di KM mulai KM 207+300 sampai 207+400, tepatnya di wilayah Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

GridOto.com - Pasca lebaran, Polisi justru menerapkan rekayasa lalu lintas di Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Yakni contra flow atau lawan arah yang berlaku mulai pukul 10:30 WIB, (8/4/26) kemarin.

Penyebabnya karena ada retakan sepanjang 80 meter di badan jalan mulai KM 207+300 sampai 207+400, tepatnya di wilayah Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Contra flow di jalur Tol Cisumdawu tersebut akan diberlakukan hingga empat bulan ke depan.

Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan menyusul adanya bencana pergerakan tanah akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Sumedang dalam beberapa hari terakhir.

Kanit PJR Tol Cisumdawu, Iptu Deny Ruchyat mengatakan, contra flow telah mulai diberlakukan sejak Rabu siang.

"Contra flow telah mulai diberlakukan sejak pukul 10.30 WIB. Skema rekayasa lalu lintas ini diberlakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan," ujar Deny disitat dari Kompas.com.

Baca Juga: Dihantui Pergerakan Tanah, Ruas Tol Cisumdawu Terancam Ditutup?

Deni menuturkan, dalam skema tersebut, jalur utama arah Cirebon untuk sementara ditutup. Kendaraan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Paseh.

Sementara itu, arus dari arah sebaliknya difungsikan dengan sistem lawan arah (contra flow) sepanjang kurang lebih 2 kilometer.

Selain itu, bus dan truk besar tidak diperkenankan melintas di area terdampak dan dialihkan ke jalur arteri.

Hal tersebut untuk mengurangi beban pada konstruksi jalan yang mengalami retakan.

Petugas juga menerapkan pembatasan kecepatan kendaraan di kisaran 40-50 km per jam.

Selain itu, petugas juga telah memasang rambu peringatan dan pengamanan di lapangan untuk mengantisipasi kecelakaan, khususnya tabrak belakang.

Deny menuturkan, sebanyak 300 personel gabungan bersama Patroli Jalan Raya (PJR) disiagakan selama 24 jam untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan keselamatan pengguna jalan selama masa rekayasa berlangsung.

Baca Juga: Viral Pergerakan Tanah di Tol Cisumdawu, Dosek Teknik Sipil ITB Buka Suara

Sementara itu, Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Agustinus Sudrajat, mengatakan, untuk penanganan jangka panjang, operator jalan tol menggandeng konsultan ahli guna melakukan kajian geoteknik menyeluruh.

Termasuk pengukuran topografi, penyelidikan lapisan tanah, hingga pemasangan alat pemantau pergerakan tanah.

Perbaikan permanen direncanakan menggunakan metode bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter dan panjang penanganan mencapai 100 meter.

"Selama proses perbaikan yang diperkirakan memakan waktu tiga hingga empat bulan, contra flow akan tetap diberlakukan di sekitar lokasi," papar Agus.

Meski demikian, pihak pengelola memastikan ruas jalan masih dalam kondisi aman dan laik dilalui dengan catatan pengguna jalan tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa