GridOto.com - Pasca lebaran, Polisi justru menerapkan rekayasa lalu lintas di Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).
Yakni contra flow atau lawan arah yang berlaku mulai pukul 10:30 WIB, (8/4/26) kemarin.
Penyebabnya karena ada retakan sepanjang 80 meter di badan jalan mulai KM 207+300 sampai 207+400, tepatnya di wilayah Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Contra flow di jalur Tol Cisumdawu tersebut akan diberlakukan hingga empat bulan ke depan.
Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan menyusul adanya bencana pergerakan tanah akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Sumedang dalam beberapa hari terakhir.
Kanit PJR Tol Cisumdawu, Iptu Deny Ruchyat mengatakan, contra flow telah mulai diberlakukan sejak Rabu siang.
"Contra flow telah mulai diberlakukan sejak pukul 10.30 WIB. Skema rekayasa lalu lintas ini diberlakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan," ujar Deny disitat dari Kompas.com.
Baca Juga: Dihantui Pergerakan Tanah, Ruas Tol Cisumdawu Terancam Ditutup?
Deni menuturkan, dalam skema tersebut, jalur utama arah Cirebon untuk sementara ditutup. Kendaraan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Paseh.
Sementara itu, arus dari arah sebaliknya difungsikan dengan sistem lawan arah (contra flow) sepanjang kurang lebih 2 kilometer.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR