GridOto.com - Seorang pemotor yang bersikap songong, akhirnya berujung lembek.
Saat ditegur karena melawan arah, pelaku yang belakangan diketahui bernama Farhan Fujianto itu malah ngaku-ngaku seorang aparat.
Insiden itu diketahui terjadi di Jalan Raya Bekasi KM 21, Cakung Barat, Jakarta Timur, (26/3/26).
Melansir unggahan akun Instagram @liputancikarang, awalnya tampak perekam video yang mengendarai motor tiba-tiba berhenti dan mengadang pengendara motor lain yang melawan arah tak berhelm.
Farhan kemudian dengan nada tinggi menyebutkan tujuannya serta menanyakan alasan perekam menghentikannya.
"Bapak tahu lawan arah nggak, Pak?" kata perekam video.
"Saya mau ke Indomaret, kenapa?" jawab Farhan.
Baca Juga: Pemotor Lawan Arah di Jaksel Berubah Galak, Warga Diacungi Batu Karena Ini
Meski tahu melawan arah salah, Farhan tetap memaksa untuk melintas dengan alasan jaraknya yang dekat.
"Jangan pakai arogan Bapak. Di sini saya baik-baik, kenapa Bapak marah-marah sama saya? Kita baik-baik. Ini saya rekam lho ya." Kata perekam video.
"Buka helm kamu. Saya ngelihat kamu, kamu orang mana, Saya aparat!" ucap Farhan yang mengenakan kaos hitam.
Setelah berdebat, akhirnya Farhan putar balik.
Setelah mendapat informasi tersebut, Polsek Cakung melakukan penelusuran hingga akhirnya menangkap Farhan.
Saat diperiksa, Farhan mengaku bukan aparat seperti yang diakuinya sebelumnya.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku berinisial FF (Farhan). Dari hasil pemeriksaan, pelaku dipastikan bukan anggota aparat," ungkap Kanit Reskrim Polsek Cakung, AKP Zen saat dikonformasi, (29/3/26) mengutip Kompas.com.
Baca Juga: Perkara Klakson, Sopir Pajero Sport Berlagak Koboi Pamer Pistol dan Ngaku Aparat
Zen menambahkan, Farhan telah dibawa ke Polsek Cakung untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Farhan meminta maaf atas pengakuannya.
"Meminta maaf atas kejadian viral. Saya melawan arus dan mengaku sebagai aparat, yang sebenarnya saya bukanlah aparat. Saya hanya warga masyarakat biasa," kata Farhat melalui video yang diunggah di akun Instgaram Polres Metro Jakarta Timur.
Permohonan maaf Farhan ditunjukan kepada masyarakat, pihak kepolisian, dan aparat terkait karena telah menimbulkan kegaduhan.
"Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan saya melanggar lalu lintas dan mengaku sebagai aparat. Terima kasih," katanya.
Lihat postingan ini di Instagram
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR