GridOto.com - Sebuah Toyota Veloz bernopol B 1703 RKD diamuk warga Cigudeg, kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Warga marah besar ada enam orang ngaku-ngaku anggota Polisi dan wartawan mendatangi wilayah mereka dengan niat jahat.
Enam orang tersebut disebut melakukan pemerasan terhadap salah satu warga di sana.
Beruntung hanya Toyota Veloz yang dihancurkan massa, sedangkan enam orang yang mengaku Polisi dan wartawan tak ikut digebuki.
Dalam video yang beredar, warga sudah mengepung sekelompok orang tersebut.
Kelompok yang terdiri dari enam orang itu hanya duduk terdiam ketika sedang diinterogasi.
Tak sampai di situ, warga yang emosi sempat melampiaskannya dengan memecah kaca Toyota Veloz yang ditumpangi oleh kelompok tersebut.
Baca Juga: Pemerasan Carter Toyota Avanza Dari Bandara Soetta, Penumpang Ditodong Rp 780 Ribu di Tengah Jalan
Terpisah, Kapolsek Cigudeg, AKP Budi Sehabudin mengatakan, kelompok tersebut mengaku-ngaku sebagai anggota polisi hingga wartawan diduga untuk memeras warga, (4/1/26).
"Pelaku enam orang datang menggunakan Avanza Veloz, mengaku sebagai anggota polres atau polda. Mengambil foto atau video usaha korban untuk menakut-nakuti," kata Budi dalam keterangannya, (6/1/26) mengutip Kompas.com.
Kepada warga yang diperas, kelompok tersebut meminta uang Rp 100 juta agar korban tidak dibawa ke kantor polisi.
"Terjadi negosiasi (para pelaku dengan korban) hingga sepakat di angka Rp 35 juta. Saat negosiasi berlangsung, warga sekitar yang mengetahui hal tersebut mengepung para pelaku," ujar dia.
Untuk menghindari amuk massa, para pelaku diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Cigudeg guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Tidak ada keterlibatan anggota Polres Bogor, mereka adalah oknum wartawan yang mengaku sebagai anggota polres dan polda," beber Budi.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR