Andi menjelaskan, insiden bermula saat Isuzu Elf bernopol B 7764 BDA yang dikemudikan Kusnaedi (32), warga Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon.
Setibanya di Jalan Raya Pantura, Desa Sukra, Elf tersebut tersenggol oleh kendaraan tak dikenal dari sisi kiri.
"Akibatnya mobil yang dikemudikan Kusnaedi oleng ke kanan," terang Andi.
Saat oleng itu, mobil menabrak Said (42), penyapu koin yang sedang berjalan di atas trotoar Jalur Pantura.
Menurut Andi, Said bukan merupakan warga asal wilayah Kecamatan Sukra Indramayu maupun Kecamatan Pusakanegara Subang yang biasa beraktivitas menyapu koin di Jembatan Sewo.
Baca Juga: Tawaran Rp 600 Ribu Ditolak, Ini Alasan Penyapu Koin Tetap Nekat Beraksi Saat Mudik
Said tercatat sebagai warga Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, Indramayu.
Ia adalah penyapu uang koin musiman yang memanfaatkan puncak arus mudik untuk mengais rezeki dari koin yang dilempar pengendara di Jembatan Sewo saat mudik dan arus balik Lebaran.
Akibat tabrakan tersebut, Said mengalami luka-luka di bagian pelipis dan kaki.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke RS Mitra Plumbon Patrol untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sementara itu, Isuzu Elf mengalami ringsek dan kini telah diamankan di Polsek Sukra sebagai barang bukti.
Pihak kepolisian sebenarnya tidak tinggal diam terkait aktivitas ini. Sejak awal jelang Lebaran, polisi rutin menertibkan para penyapu uang koin, namun mereka kerap bermain kucing-kucingan dengan petugas dan kembali muncul.
"Kami ingatkan kembali bahwa aktivitas penyapu koin di Jembatan Sewo ini sangat membahayakan, baik untuk pelakunya maupun pengendara yang melintas," tegas Andi.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR