GridOto.com - Para sopir angkot di kawasan Puncak, kabupaten Bogor, Jawa Barat happy.
Mereka senang karena disuruh libur beroperasi 5 hari, tapi diberi uang kompensasi Rp 1 juta oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Salah satu sopir angkot jurusan Sukasari-Cibedug, M. Kholik (30), mengaku senang mendapat uang kompensasi tersebut.
Meski diliburkan sementara, ia mendapatkan penghasilan untuk keluarga.
"Ya terima kasih buat Bapak Gubernur yang sebanyak-banyaknya yang telah memberikan kompensasi buat sopir angkot," ucap Kholik kepada wartawan di Polres Bogor, (15/3/26) mengutip Kompas.com.
Kholik mengatakan, jumlah kompensasi yang diterimanya Rp 1 juta untuk lima hari, yaitu mulai tanggal 22, 23, 24, 27, 28 Maret 2026.
"Satu juta lima hari, satu hari Rp 200 ribu," ungkapnya.
Kompensasi tersebut dinilainya lebih dari cukup apabila dibandingkan jika dirinya beroperasi.
Sebab, penghasilannya harus dibagi dengan pemilik angkot.
"Alhamdulillah lebih dari cukup (uang kompensasi). Kita namanya menarik angkot belum bensin, belum yang punya. Baru kita yang terakhir," tuturnya.
Diketahui, sebelumnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kompensasi kepada sopir dan pemilik angkot yang beroperasi di kawasan Puncak, Bogor.
Uang tersebut diberikan sebagai pengganti karena diliburkan sementara pada libur Lebaran 2026.
"Di sini hampir 2.000 orang, terdiri dari 700 armada. Biar enggak macet kalau liburan Hari Raya Idul Fitri biar enggak jadi horor terus kalau Puncak sebelum nanti Puncak 2 dibangun," ucap Dedi kepada wartawan di Polres Bogor, (15/3/26).
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR