GridOto.com - Untuk menekan konsumsi BBM, Pemerintah berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setelah libur Hari Raya Idulfitri.
Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis di tengah gejolak harga minyak global yang dipicu ketegangan geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS).
Langkah itu berpotensi menghemat penggunaan energi secara signifikan, serta mengurangi tekanan terhadap anggaran subsidi energi nasional.
Pemerintah memperkirakan, penerapan WFH selama 1 hari dalam sepekan mampu menghemat sampai 20 persen konsumsi BBM.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan itu tidak akan diterapkan setiap hari.
Pemerintah memilih skema terbatas guna menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan produktivitas kerja.
“WFH akan kami detailkan. Namun, setelah Lebaran akan mulai diberlakukan, baik untuk ASN maupun sebagai imbauan bagi sektor swasta, kecuali yang bergerak di pelayanan publik,” katanya menukil TribunJateng (21/3).
Menurutnya, pemerintah akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Dalam Negeri agar implementasi kebijakan itu berjalan optimal di berbagai sektor.
Baca Juga: Tak Usah Risau, Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman Selama Lebaran
Senada, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai, kebijakan WFH dapat memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi energi nasional, terutama melalui pengurangan mobilitas harian masyarakat.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR