GridOto.com – Honda menegaskan tetap memperhatikan angka penjualan serta marketshare di tengah persaingan pasar otomotif nasional yang semakin ketat.
Meski begitu, pabrikan asal Jepang ini tidak menjadikan penjualan sebagai satu-satunya fokus utama.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, menyebut bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan kini menjadi prioritas.
"Penetrasi pasar atau angka penjualan memang serius ya kami perhatikan. Tapi yang jauh lebih penting bagi kami itu adalah bagaimana mengontrol pertumbuhan secara keseluruhan yang sehat dan berlanjutan," ujar Billy saat ditemui di Sunter belum lama ini.
Ia menjelaskan, pendekatan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan stok hingga memastikan kemudahan konsumen dalam memiliki dan merawat kendaraan.
"Misalnya bagaimana kami bisa mengontrol stock level, bagaimana kita memastikan konsumen mudah untuk membeli kendaraannya, mudah untuk merawat kendaraannya, mudah untuk menjualnya," jelasnya.
Menurut Billy, kepuasan pelanggan menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis Honda di Indonesia.
"Kepuasan pelanggan itu nomor satu buat kami. Itu yang kami fokuskan di sekarang," tegasnya.
Sebelumnya, penjualan Honda di Tanah Air secara retail memang terus mengalami penurunan sejak 2023.
Baca Juga: Strategi Honda di Tengah Pasar Mobil Baru 2026 yang Masih Berat
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR