GridOto.com - Salah satu kekurangan perjalanan jarak jauh di malam hari yakni silau lampu kendaraan dari lawan arah.
Apalagi jika ketemu dengan mobil yang menganut tren lampu 'dangdut' atau super terang yang menyilaukan pengguna jalan lain.
Kondisi ini dapat mengganggu pandangan pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan tepat.
Ketua Bidang Road Safety and Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Victor Assani mengatakan, sepertinya perlu ada regulasi yang lebih jelas dan ketat yang mengatur penggunaan head lampu ataupun juga lampu belakang sampai lampu sein.
"Soalnya dari realita di lapangan semakin banyak penggunaan lampu-lampu yang menyilaukan sampai tambahan lampu-lampu aksesoris yang malah terkesan norak. Ini akan sangat mengganggu dan berpotensi membahayakan pengendara lain, bahkan bisa sampai merusak mata dan kecelakaan," ucap Victor baru-baru ini, dikutip dari Kompas.com
Menurut dia, penggunaan lampu dengan watt lebih tinggi, lampu putih yang menyilaukan, lampu kuning yang terlalu terang, hingga lampu berkelap-kelip dapat mengganggu konsentrasi pengendara.
Selain itu, kondisi ini dinilai masih minim penertiban karena payung hukumnya belum jelas.
Baca Juga: Petaka Silau Lampu, Ketua DPRD Luwu Timur Dilarikan ke Rumah Sakit Saat Bawa Toyota Fortuner
Victor menjelaskan, ketika berhadapan dengan kendaraan yang lampunya terlalu terang saat perjalanan mudik, pengendara sebaiknya tidak panik dan tetap menjaga konsentrasi.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR