GridOto.com - Kondisi baterai masih menjadi perhatian utama konsumen sebelum memutuskan membeli mobil listrik bekas.
Hal tersebut terlihat dari berbagai pertanyaan yang paling sering diajukan calon pembeli saat mengikuti lelang kendaraan listrik.
Presiden Direktur PT Balai Lelang Serasi (IBID), Daddy Doxa Manurung, mengatakan aspek kesehatan baterai atau battery health menjadi hal pertama yang biasanya ingin diketahui konsumen.
Menurutnya, baterai merupakan komponen paling krusial sekaligus paling mahal pada kendaraan listrik, sehingga wajar jika calon pembeli ingin memastikan kondisinya sebelum melakukan transaksi.
“Sebelum membeli mobil listrik bekas, konsumen biasanya memiliki beberapa pertanyaan utama, terutama terkait kondisi baterai (battery health), riwayat pemakaian dan perawatan kendaraan (historical service), serta kondisi unit seperti apakah pernah mengalami kecelakaan atau terendam banjir,” ujar Daddy kepada GridOto.com belum lama ini.
Selain kondisi baterai, riwayat penggunaan kendaraan juga menjadi perhatian.
Konsumen biasanya ingin mengetahui bagaimana kendaraan tersebut digunakan sebelumnya, termasuk riwayat servis dan perawatannya.
Enggak hanya itu, kondisi fisik kendaraan juga ikut diperhatikan, misalnya apakah mobil pernah mengalami kecelakaan atau sempat terendam banjir.
Untuk memberikan transparansi kepada calon pembeli, IBID melengkapi setiap unit kendaraan yang dilelang dengan laporan inspeksi dari Astra Car Valuation (ACV).
Baca Juga: Ternyata Mobil Listrik Bekas Mulai Laku di Balai Lelang, Ini Data dari IBID
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR