Baca Juga: Showroom Ungkap Alasan Mobil Listrik Bekas Mulai Diburu Konsumen
Menurutnya, kemunculan mobil listrik bekas di balai lelang tidak lepas dari meningkatnya populasi kendaraan listrik di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir.
Unit yang dilelang pun umumnya berasal dari kendaraan operasional perusahaan maupun armada fleet yang masa pakainya telah berakhir.
Meski demikian, tingkat keberhasilan penjualan mobil listrik bekas di balai lelang masih belum setinggi mobil konvensional.
Saat ini, rasio unit yang berhasil terjual di IBID berada di kisaran sekitar 45 persen dari total unit mobil listrik bekas yang dilelangkan.
Dari sisi kontribusi, penjualan mobil listrik bekas juga masih tergolong kecil.
Saat ini porsinya baru sekitar 1 persen dari total kendaraan yang terjual melalui IBID, seiring dengan populasi mobil listrik yang masih terbatas di pasar kendaraan bekas.
Selain itu, nilai jual kembali mobil listrik juga masih menjadi perhatian pasar.
Di balai lelang IBID, depresiasi mobil listrik pada tahun pertama bisa mencapai sekitar 35 hingga 45 persen.
Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan mobil konvensional yang umumnya mengalami penurunan harga sekitar 10 hingga 15 persen per tahun.
Menurut Daddy, tingginya depresiasi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh perkembangan teknologi kendaraan listrik yang berlangsung sangat cepat.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR