Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Atur Jadwal Dulu, Ahli Sarankan Berangkat Mudik Lebaran di Jam Segini Saja

Irsyaad W - Senin, 16 Maret 2026 | 15:00 WIB
Ilustrasi mudik Lebaran
Kompas.com
Ilustrasi mudik Lebaran

GridOto.com - Atur jadwal dulu sebelum berangkat mudik lebaran ke kampung halaman.

Terutama jam berangkat yang berpengaruh untuk menghindari kemacetan di jalan.

Karena itu, pemudik sebaiknya tidak hanya fokus mencari waktu yang dianggap sepi, tetapi juga mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi fisik pengemudi selama perjalanan.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, mengatakan pada dasarnya tidak ada cara yang benar-benar pasti untuk menghindari kemacetan saat mudik.

"Kalau dibilang bisa benar-benar menghindari macet, rasanya hampir tidak ada cara yang pasti," kata Jusri, awal pekan ini mengutip Kompas.com.

"Pilihan seperti perjalanan malam memang sering dianggap solusi, tetapi itu juga bisa berbenturan dengan prinsip keselamatan dalam safety driving atau defensive driving," tutur Jusri.

Jusri melihat pada malam hari justru ada risiko lain, seperti kondisi tubuh yang lebih mudah lelah atau mengantuk.

Baca Juga: Berangkat Mudik Lebaran 2026 di Tanggal Segini Saja, Ada Diskon Tarif Tol 30 Persen

"Karena itu sebenarnya perjalanan malam tidak terlalu direkomendasikan dari sisi keselamatan, sehingga saya juga tidak menyarankan hal tersebut," ungkapnya.

"Lebih baik adalah menjaga ritme perjalanan agar stamina tetap terjaga. Misalnya memulai perjalanan saat waktu sahur atau menjelang subuh. Pada waktu-waktu itu biasanya kondisi tubuh masih segar dan bugar," kata Jusri.

"Selama di perjalanan juga bisa sekalian berhenti untuk menunaikan shalat subuh. Cara seperti ini bisa membantu menghindari kelelahan atau fatigue saat berkendara," ujarnya.

Menurut Jusri, memulai perjalanan saat tubuh masih segar dapat membantu pengemudi tetap fokus dan mengurangi risiko kelelahan selama berkendara jarak jauh.

"Setelah itu, sekitar pukul 06.00 atau 07.00 pagi pengemudi juga bisa kembali berhenti untuk beristirahat. Jika kondisi jalan sedang macet, waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk beribadah seperti shalat duha atau shalat sunah lainnya."

Menjaga ritme perjalanan, istirahat berkala, dan tidak memaksakan diri mengemudi saat lelah, diharapkan bisa berlangsung lebih aman dan nyaman meskipun harus menghadapi kemacetan di jalan.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa