GridOto.com - Pemerintah memberikan beragam stimulus untuk memecah arus mudik lebaran 2026.
Salah satunya dengan memberikan iming-iming diskon tarif jalan tol jika berangkat mudik lebih awal.
Menteri PU, Dody Hanggodo, memastikan akan memberlakuan diskon tarif tol 30 persen, pada H-9 Lebaran 2026.
Besaran potongan ini diklaim lebih tinggi dibandingkan rata-rata 20 persen pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kami memangkas tarif tol sebagai instrumen teknis untuk mendorong distribusi lalu lintas agar tidak menumpuk pada puncak arus mudik," ujar Dody, (1/3/26) mengutip Kompas.com.
Dody menegaskan, insentif tarif ini merupakan bonus bagi pengguna jalan, sekaligus strategi manajemen demand untuk memecah konsentrasi kendaraan di titik-titik krusial seperti Gerbang Tol Cikampek Utama dan Kalikangkung.
"Periode diskonnya akan kami buat cukup panjang di awal, tujuannya supaya masyarakat tidak mudik di waktu yang bersamaan atau saat peak. Kita mau mereka berangkat lebih awal dan balik lebih awal," ujar Dody.
Baca Juga: Proyek Jalan Tol Baru di Tangerang Dilanjut, Panjang 39,4 Kilometer Senilai Rp 30 Triliun
Pemerintah optimistis besaran diskon yang signifikan akan menjadi pertimbangan kuat bagi pemudik untuk mengatur ulang jadwal keberangkatan mereka, sehingga beban jalan tol pada hari puncak dapat ditekan hingga di bawah kapasitas maksimal (V/C ratio).
Guna memperluas kapasitas jalan, Kementerian PU melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyiapkan 10 ruas tol baru yang akan dioperasikan secara fungsional (tanpa tarif).