Ruas-ruas ini menjadi krusial untuk mengurai bottleneck di jalur-jalur utama Trans Jawa dan Trans Sumatera.
Berikut adalah rincian 10 ruas tol fungsional yang disiapkan:
1. Tol Solo-Yogyakarta (Ruas Kartasura-Klaten): Fokus mengurai kepadatan di jalur arteri Solo-Jogja.
2. Tol Probolinggo-Banyuwangi (Seksi 1 Gending-Kraksaan): Memperlancar akses menuju Pelabuhan Ketapang.
3. Tol Yogyakarta-Bawen (Seksi 1 Sleman-Banyurejo): Jalur alternatif krusial menuju Ambarawa dan Semarang.
4. Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Seksi 3 Sukabungah-Sadang): Jalur penyelamat jika terjadi kepadatan di Japek eksisting.
5. Tol Serpong-Cinere (Seksi 2 Pamulang-Cinere): Melengkapi konektivitas JORR 2.
6. Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Seksi 2B & 3 Kramasan-Betung): Mempercepat arus mudik menuju Sumatera bagian Utara.
7. Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Seksi 3 & 4): Jalur strategis menuju destinasi wisata Danau Toba.
8. Tol Padang-Sicincin (Seksi 1): Mengurai kepadatan di jalur nasional Padang Pariaman.
9. Tol Binjai-Langsa (Seksi Binjai-Pangkalan Brandan): Memperkuat konektivitas di Aceh dan Sumatera Utara.
10. Tol Bangkinang-Pangkalan (Tahap 1): Jalur penghubung penting di Riau menuju Sumatera Barat.
Baca Juga: Lewat Gratis, Ini 6 Tol Fungsional yang Dibuka Saat Mudik Lebaran 2026
Kementerian PU juga memberikan ultimatum kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) agar seluruh pekerjaan perbaikan dan preservasi jalan rampung total pada H-10 Lebaran.
Dody mencatat adanya percepatan pengerjaan yang signifikan dalam satu bulan terakhir.
"Sebulan lalu saat saya ke Tegal, pengerjaannya tidak semasif hari ini. Kontraktor benar-benar mengejar waktu karena pada H-10 kondisi jalan harus mantap 100 persen. Tidak boleh ada alat berat atau galian yang mengganggu arus," tegas Dody.