Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Land Rover Defender Wali Kota Samarinda Disorot Publik, Pemkot Bongkar Statusnya

Ferdian - Jumat, 13 Maret 2026 | 17:30 WIB
Land Rover Defender dipakai sebagai mobil dinas Wali Kota Samarinda
(Pandawa Borniat/kompas.com)
Land Rover Defender dipakai sebagai mobil dinas Wali Kota Samarinda

GridOto.com - Sedang ramai sorotan terkait mobil mewah yang beberapa kali terlihat digunakan Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Setelah ramai diperbincangkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akhirnya angkat bicara

Pemkot menegaskan kendaraan tersebut bukan mobil dinas baru wali kota, melainkan unit operasional yang disewa untuk melayani tamu penting yang berkunjung ke Samarinda.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Kota Samarinda, Dilan Wewengkang, menjelaskan rencana pengadaan kendaraan operasional sebenarnya sudah direncanakan sejak 2022.

Saat itu, Pemkot Samarinda bahkan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk membeli kendaraan tersebut.

“Pada 2022 memang sudah dianggarkan sekitar Rp4 miliar untuk pengadaan kendaraan operasional,” ujar Dilan menukil Kompas.com (12/3/2026).

Namun rencana pembelian mobil tersebut tidak dapat direalisasikan karena kendala administratif.

Menurut Dilan, agen tunggal pemegang merek tidak dapat menyediakan kendaraan dengan pelat merah untuk pembelian langsung oleh pemerintah daerah.

Baca Juga: Bupati Tuban dan Wakil Segera Inreyen Mobil Dinas Baru, Anggaran Rp 1,8 Miliar

“Kami sebenarnya ingin membeli mobil saat itu, tetapi dari pihak agen tidak bisa mengeluarkan kendaraan dengan pelat merah,” jelasnya.

Karena itu, Pemkot Samarinda kemudian mencari solusi lain agar kebutuhan kendaraan operasional tetap terpenuhi.

Pemerintah kota akhirnya berkonsultasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Dari hasil konsultasi tersebut, muncul opsi untuk menggunakan skema penyewaan kendaraan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Setelah berkoordinasi dengan LKPP, solusi yang memungkinkan memang melalui skema sewa kendaraan,” kata Dilan.

Melalui skema tersebut, Pemkot Samarinda kemudian memilih kendaraan jenis SUV Land Rover Defender sebagai mobil operasional. Kendaraan ini dinilai memiliki kemampuan lebih baik untuk menghadapi kondisi jalan tertentu di Samarinda, terutama di kawasan yang rawan genangan air atau banjir.

“Jika menggunakan mobil biasa terkadang sulit melewati kondisi jalan tertentu, apalagi saat terjadi genangan atau banjir,” ujarnya.

Baca Juga: Gebrakan Dedi Mulyadi, Pinjamkan Toyota Alphard Buat Jadi Mobil Dinas Wali Kota Banjar

Program penyewaan kendaraan tersebut mulai berjalan sejak 2023 dengan masa kontrak selama tiga tahun hingga 2026.

“Kontraknya dimulai pada 2023 dan akan berakhir pada 2026,” jelas Dilan.

Dalam kontrak tersebut, biaya penyewaan kendaraan sekitar Rp 160 juta per bulan. Mobil tersebut disediakan oleh perusahaan penyewaan kendaraan PT Indorent Tbk yang berkantor pusat di Jakarta.

Selama masa kontrak, seluruh biaya perawatan kendaraan juga ditanggung oleh pihak penyedia. Jika diperlukan servis atau perawatan, mekanik dari perusahaan penyedia akan langsung datang untuk melakukan pengecekan.

“Biaya servis dan pemeliharaan semuanya ditanggung oleh pihak penyedia, bahkan mekaniknya datang langsung jika ada perawatan,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan bahwa kendaraan tersebut sejak awal memang disiapkan sebagai mobil pelayanan tamu VIP.

“Sejak awal di dalam nomenklatur anggaran memang disebut sebagai mobil tamu atau mobil untuk tamu VIP,” kata Andi Harun saat ditemui usai rapat koordinasi di Mapolresta Samarinda, Senin (9/3/2026).

Baca Juga: Ucapan Tolak Kijang Jadi Bumerang, Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar Gubernur Kaltim Batal

Ia menjelaskan kendaraan tersebut digunakan untuk menjemput maupun mengantar tamu penting seperti menteri atau pejabat kementerian yang berkunjung ke Samarinda.

“Jika ada menteri atau pejabat kementerian yang datang, kendaraan ini digunakan untuk pelayanan tamu. Sebelumnya kami memang belum memiliki mobil khusus untuk tamu,” ujarnya.

Andi juga menegaskan bahwa kendaraan dinas yang ia gunakan sehari-hari masih menggunakan sedan lama. Mobil tersebut biasanya dipakai untuk aktivitas di dalam kota.

“Untuk kegiatan di dalam kota saya biasanya tetap menggunakan sedan. Kendaraan itu hanya dipakai jika ke lapangan atau ke lokasi yang tidak bisa dijangkau sedan,” jelasnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya mengganti mobil dinas setelah polemik kendaraan tersebut viral di media sosial.

“Mobil dinas wali kota masih yang lama, saya belum pernah mendapatkan mobil dinas baru,” tegas Andi.

Menurutnya, Land Rover Defender tersebut hanya digunakan sesekali, terutama untuk kegiatan lapangan atau ketika melayani tamu penting.

“Kalau mobil tamu sesekali dipakai tentu tidak masalah, apalagi itu bukan dibeli, tetapi hanya disewa,” pungkasnya.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa