GridOto.com - Buat pemilik motor bekas yang ingin turing Lebaran nanti dan ingin menyesuaikan karakter ridingnya, bisa lakukan ganti ukuran gir.
Ini panduan ganti ukuran gir di motor bekas kesayangan kalian.
Ganti gir efeknya adalah untuk mengubah akeselerasi atau top speed motor.
Seperti diungkapkan Harry Anggi mekanik bengkel R59 Racing di Ciputat, Tangerang Selatan.
Contoh kalau ingin kejar akselerasi bisa pakai ukuran gir belakang yang lebih besar.
"Misal motor Honda CBR150R itu pakai gir belakang ukuran 46, bisa naik 2 mata jadi 48 agar akselerasi lebih enteng," ungkap Anggi, panggilannya.
"Makanya kalau diperhatikan gir belakang motor-motor trail itu besar-besar, karena untuk kejar akselerasi," tambahnya.
Tapi kalau trek riding sehari-hari atau turing yang ingin kejar top speed bisa pakai gir lebih kecil.
"Kalau standarnya 46 turun jadi 44, penggunaan harian cukup turun 2 mata," tambah Mekanik yang demen mancing ini.
"Efeknya jika kejar akselerasi, otomatis top speed akan berkurang dan berlaku juga sebaliknya," ujarnya
Meski aman dilakukan untuk pengguna motor harian, sebaiknya penggantian mata gir tidak berbeda jauh dengan ukuran standar dari pabrikan.
"Kalau terlalu besar napas motor jadi cepat habis. Sedangkan kalau terlalu kecil motor bisa terasa loyo. Jadi maksimal beda tiga mata dari kombinasi gir bawaan," tutup mekanik balap ini.
Baca Juga: Sebelum Turing Lebaran, Kenali Penyebab Motor Bekas Bergetar Saat Mengerem
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR