Sebagai contoh, Isuzu Panther Grand Touring 2017 ditawarkan di kisaran Rp 230 jutaan, bahkan unit 2019 tembus Rp 249 jutaan.
Sementara itu, varian LS tahun 2005 masih berada di kisaran Rp 115 jutaan.
Adapun model yang lebih lawas, seperti tahun 1997, ditawarkan mulai Rp 62 jutaan.
Andi menilai, secara posisi pasar, Panther seharusnya masih berada di bawah Toyota Kijang Innova Diesel.
"Saya sebetulnya kurang paham harga Panther. Tapi harusnya (harganya) dia di bawah Innova Diesel. Dia tetap kalah," ujarnya.
Menurut dia, dari sisi persepsi pasar dan kualitas, Panther belum berada di level yang sama dengan Innova Diesel.
Baca Juga: Isuzu Panther Dijual Mulai Rp 70 Jutaan, Simak Tipe dan Tahunnya
"Mau (orang) dibilang ini (diesel), Panther, enggak bagus-bagus juga sih. Kalau saya bilang, pasti di bawah Innova Diesel," ucap Andi.
Andi memberikan gambaran perbandingan harga di pasar mobil bekas.
"Kemarin saya sempat ditawarin Innova Diesel tahun 2010 saja itu Rp 165 juta. Ini perkiraan ya berarti kalau Panther-nya 2010 ambilnya harusnya sih di bawah Rp 130 juta. Kecuali itu mobil benar-benar antik banget," katanya.
Sebagai gambaran, Innova Diesel tahun 2010 di pasaran saat ini memang masih berada di kisaran Rp 160 jutaan.
Dengan acuan tersebut, Panther tahun serupa semestinya dipasarkan dengan harga lebih rendah.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR