Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Harga Oli dan Spare Part Melambung Efek Rupiah Melemah, Bengkel Pilih Pangkas Untung

Ferdian - Rabu, 27 Mei 2026 | 16:55 WIB
Ilustrasi oli mesin mobil
Google Gemini
Ilustrasi oli mesin mobil

GridOto.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akhir-akhir ini berimbas ke sektor otomotif.

Salah satunya yang paling terasa adalah kenaikan harga oli dan spare part.

Tak cuma nilai tukar melemah, mahalnya harga ini ditambah seiring naiknya harga bahan baku berbasis minyak dan komponen impor.

Sejumlah komponen lain seperti ban, baut, vanbelt, hingga spare part berbahan logam juga mulai mengalami penyesuaian harga.

Pemilik bengkel menyebut kenaikan rata-rata berada di kisaran 20 hingga 30 persen untuk beberapa produk impor.

Pemilik bengkel Quick Service, Indra Kurniawan, mengatakan pihaknya saat ini masih berusaha menahan kenaikan tarif servis demi menjaga loyalitas pelanggan, meski harga oli sudah melonjak cukup tinggi.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Daihatsu Berencana Lokalisasi Komponen yang Masih Impor

“Untuk sementara waktu kita menurunkan profit untuk menjaga customer, walaupun harga oli sudah naik 20 persen,” ujar Indra melansir Kompas.com, belum lama ini.

Hal serupa juga diungkap pemilik bengkel Dokter Mobil, Lung Lung.

Menurutnya, kenaikan biaya tidak hanya terjadi pada oli, tetapi hampir seluruh kebutuhan operasional bengkel.

Editor : Hendra

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa