"Bisa diakses jika dibutuhkan, nanti menyesuaikan SOP," tutur Aditia.
Dari sisi infrastruktur, jumlah kamera yang dikelola Diskominfotik cukup banyak.
Baca Juga: Tenang Bukan Intel, Ada Abang Ojol Grab Gendong Kamera Besar Untuk Tujuan Ini
Aditia menyebut terdapat sekitar 1.494 titik CCTV dengan dua kamera di setiap titik, sehingga totalnya mencapai sekitar 2.988 kamera.
Jumlah ini belum termasuk kamera dari program corporate social responsibility (CSR) yang sedang diupayakan untuk diintegrasikan.
Pengelolaan CCTV di Jakarta sendiri melibatkan banyak instansi, termasuk kepolisian dan dinas perhubungan, misalnya untuk sistem electronic traffic law enforcement (ETLE).
"Pimpinan menginginkan seluruh sistem terintegrasi, tetapi saat ini masih tahap inisiasi karena sebagian pengelolaan masih bersifat silo," ujar dia.
Diskominfotik melakukan monitoring setiap hari berdasarkan service level agreement (SLA).
Bila terjadi gangguan, perbaikan segera diajukan. Kerusakan biasanya disebabkan oleh gangguan listrik, jaringan, atau faktor teknis lain.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR