GridOto.com - Putaran mesin atau rpm mobil yang naik turun saat baru dihidupkan terutama saat mesin dingin, bisa jadi tanda gangguan pada sistem idle.
Rpm (Revolutions Per Minute) mobil yang tidak stabil atau naik turun saat pertama kali dihidupkan kerap membuat pemilik kendaraan khawatir.
Kondisi ini biasanya terjadi saat mesin masih dingin atau dikenal dengan istilah cold start.
Menurut Deni Sulaeman, pemilik bengkel DS Auto Service di Cimuncang, Kota Bandung, Jawa Barat, penyebab paling umum kondisi ini berasal dari komponen Idle Speed Control (ISC) atau Idle Air Control Valve (IACV) yang bermasalah.
“ISC atau IACV itu mengatur jumlah udara yang masuk ke mesin saat idle. Kalau kotor atau rusak, suplai udaranya jadi nggak stabil,” jelas Deni.
Baca Juga: Cara Mengatasi RPM Mobil Bekas Suzuki Ertiga Drop Saat AC Nyala
Secara teknis, gejala tersebut disebut hunting idle, yakni putaran mesin yang tidak konstan ketika berada di posisi langsam.
Komponen ini bekerja dengan mengatur campuran udara dan bahan bakar agar putaran mesin tetap stabil saat pedal gas tidak diinjak.
Jika terdapat kerak karbon atau kotoran yang menumpuk, respons katup menjadi lambat bahkan macet.
Akibatnya, putaran mesin bisa naik turun sendiri sebelum akhirnya stabil atau justru mati mendadak.
Selain ISC/IACV, faktor lain seperti throttle body kotor atau sensor yang mulai melemah juga bisa memicu gejala serupa.
Baca Juga: Ini Komponen yang Harus Dicek Kalau Mesin Bergetar Saat Idle
Namun, menurut Deni, pengecekan ISC dan pembersihan throttle body biasanya menjadi langkah awal yang paling efektif.
Ia menyarankan pemilik mobil rutin melakukan servis berkala untuk mencegah penumpukan karbon pada sistem intake.
“Biasanya cukup dibersihkan dulu. Tapi kalau sudah aus atau rusak, memang harus diganti supaya rpm kembali normal,” tambahnya.
Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi rpm tidak stabil bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa memengaruhi efisiensi bahan bakar dan usia komponen mesin.
Nah itu tadi penyebab putaran mesin mobil tidak stabil ketika baru dihidupkan.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR