Akibatnya, putaran mesin bisa naik turun sendiri sebelum akhirnya stabil atau justru mati mendadak.
Selain ISC/IACV, faktor lain seperti throttle body kotor atau sensor yang mulai melemah juga bisa memicu gejala serupa.
Baca Juga: Ini Komponen yang Harus Dicek Kalau Mesin Bergetar Saat Idle
Namun, menurut Deni, pengecekan ISC dan pembersihan throttle body biasanya menjadi langkah awal yang paling efektif.
Ia menyarankan pemilik mobil rutin melakukan servis berkala untuk mencegah penumpukan karbon pada sistem intake.
“Biasanya cukup dibersihkan dulu. Tapi kalau sudah aus atau rusak, memang harus diganti supaya rpm kembali normal,” tambahnya.
Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi rpm tidak stabil bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa memengaruhi efisiensi bahan bakar dan usia komponen mesin.
Nah itu tadi penyebab putaran mesin mobil tidak stabil ketika baru dihidupkan.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR